Di beberapa wilayah seperti Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan, peningkatan jumlah usaha mikro dan UMKM baru naik hingga 18% dalam setahun terakhir, yang sebagian besar disebabkan oleh kemudahan akses pembiayaan melalui koperasi desa.
“Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, masyarakat desa tidak perlu lagi kesulitan mencari akses pembiayaan usaha.
Inilah bentuk nyata ekonomi gotong royong yang memperkuat kemandirian desa,” tulis pernyataan resmi akun Kopdes Merah Putih.
Baca Juga: DPR Siap Kawal Tahun Sidang 2024–2025: Fokus Pengangguran, Haji 2025, dan Aturan Ojek Online
Program ini bukan sekadar membuka akses keuangan, tetapi juga menjadi strategi nyata dalam mengurangi ketimpangan ekonomi antara desa dan kota, serta menciptakan ekosistem usaha desa yang inklusif dan berkelanjutan.***