JAKARTA, METROSELEBES.COM – Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Melalui aplikasi Cek Bansos, ribuan warga kini bisa langsung mengusulkan individu yang layak menerima bantuan, sekaligus menyanggah data yang tidak tepat.
Dengan keterlibatan publik ini, proses validasi dan pembaruan data bansos menjadi lebih cepat, akurat, dan adil.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat.
Gus Ipul menilai bahwa partisipasi publik berperan besar dalam menciptakan data bansos yang berkualitas.
Baca Juga: Musdesus Jadi Motor Demokrasi Ekonomi, Koperasi Desa Lahir dari Kesepakatan Rakyat
“Ini langkah besar menuju sistem bansos yang semakin berkeadilan,” ujar Gus Ipul.
Aplikasi Cek Bansos menjadi terobosan digital yang memungkinkan masyarakat ikut serta mengawal keadilan sosial.
Menurut data Kementerian Sosial, sejak peluncuran pembaruan fitur aplikasi tersebut, lebih dari 1,2 juta warga telah memberikan masukan terkait penerima bansos, dan lebih dari 300 ribu usulan terbukti valid.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk demokratisasi data, di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek dalam sistem perlindungan sosial.
Baca Juga: NFA-KPK Pacu SPI 2025, Perkuat Budaya Antikorupsi Lewat Tata Kelola Transparan
Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperbarui dan menyempurnakan sistem agar bansos benar-benar tepat sasaran.
“Dengan pembaruan data yang berkelanjutan dan pengawasan kolektif, kita bisa mewujudkan penyaluran bansos yang adil dan transparan,” tambah Gus Ipul.