Hal ini ditegaskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang memasukkan koperasi sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi inklusif.
Kementerian Koperasi dan UKM juga telah meluncurkan program revitalisasi koperasi desa yang bertujuan untuk mendorong koperasi sebagai pelaku utama ekonomi lokal melalui dukungan pendanaan, pelatihan manajemen, serta digitalisasi usaha.
Dengan hadirnya Kopdes Merah Putih, diharapkan desa-desa di Maluku akan lebih mandiri secara ekonomi, mampu menjaga stabilitas pangan dan memperluas jaringan pasar lokal hingga nasional.
Baca Juga: Kementerian BUMN Perkuat Sinergi Strategis Demi Pelayanan Publik Lebih Maksimal
Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.
Program ini akan menjadi proyek percontohan yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia, sebagai bagian dari transformasi ekonomi yang berbasis pada kekuatan lokal dan solidaritas sosial masyarakat desa.***