JAKARTA, METROSELEBES.COM -.Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menerima audiensi dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, di kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Jakarta, pada Kamis (13/6/2025).
Dalam pertemuan ini, dibahas secara serius percepatan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Maluku sebagai salah satu strategi utama memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian desa.
Pembentukan Kopdes Merah Putih ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan lokal di desa dan kelurahan, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan desa Indonesia.
Baca Juga: Strategi Besar Prabowo: Gaji Hakim Naik 280 Persen, Supremasi Hukum Diperkuat!
Wamenkop Ferry Juliantono menekankan bahwa koperasi berbasis desa ini bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan masyarakat secara holistik.
Sementara Gubernur Hendrik Lewerissa menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh percepatan realisasi program ini di Maluku.
Ferry melihat bahwa pembangunan berbasis koperasi bisa menjadi kunci dalam mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah, terutama di daerah kepulauan seperti Maluku.
BerdaBaca Juga: Teleskop Webb Ungkap Dua Planet Bayi di Sistem Bintang Muda YSES-1, Buka Tabir Awal Pembentukan Tata Surya
Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2023, jumlah koperasi aktif di Indonesia mencapai 127.124 unit dengan jumlah anggota lebih dari 27 juta orang.
Namun, partisipasi koperasi di wilayah timur Indonesia, khususnya Maluku, masih tergolong rendah dengan kontribusi hanya sekitar 2,4% terhadap total volume usaha koperasi nasional.
Ini menunjukkan bahwa ada ruang yang sangat besar untuk meningkatkan peran koperasi di wilayah tersebut.
Program Kopdes Merah Putih juga sejalan dengan arahan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang mendorong penguatan ekonomi berbasis desa dan usaha mikro.
Baca Juga: Dari Mimpi ke Kenyataan: Kolaborasi Inovatif Wujudkan 24 Desa Mandiri Air Bersih di Pelosok Negeri