Nifedipine (obat tekanan darah),
Buspirone (obat kecemasan),
Budesonide (obat radang usus),
Fexofenadine (obat alergi),
dan lainnya.
Baca Juga: Alpukat Ternyata Bukan Sekadar Buah: Fakta Mengejutkan di Balik Daging Lembutnya
Konsultasi dokter wajib dilakukan sebelum memasukkan jeruk bali ke dalam diet harian jika sedang mengonsumsi obat.
Artikel Pendukung: Manfaat Jeruk Bali Diakui Secara Global
Sebuah artikel dari Cleveland Clinic memperkuat klaim manfaat jeruk bali, menyebut buah ini mendukung kesehatan jantung dan membantu mengelola gula darah. Sementara WebMD menambahkan bahwa indeks glikemik jeruk bali yang rendah membuatnya aman untuk penderita diabetes.
Meskipun manfaat jeruk bali nyata—menekan nafsu makan, memberi energi, dan mencerahkan kulit—dokter ini memutuskan untuk tidak mengonsumsinya setiap hari karena sifat asamnya.
Baca Juga: Mikroba di Mulut Bisa Jadi Biang Kerok Migrain dan Nyeri Kronis, Studi Ini Bikin Kaget
Namun, sebagai buah yang segar, bergizi, dan rendah kalori, jeruk bali tetap layak dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan sehat Anda.
Jika Anda tidak sedang mengonsumsi obat yang berinteraksi dengan jeruk bali, cobalah konsumsi setengah buah setiap pagi bersama sumber protein seperti yogurt atau kacang-kacangan untuk menyeimbangkan keasaman. Tapi ingat: segala yang berlebihan tidak baik—bahkan untuk buah sesegar ini.***