nasional

Cokelat Mahal, Afrika Gagal Panen, Indonesia Diuntungkan

Jumat, 9 Mei 2025 | 19:21 WIB
Dengan cuaca yang relatif stabil dan panen yang baik di Sulawesi dan Sumatera, ekspor kakao Indonesia diprediksi meningkat hingga 20% tahun ini. (Instagram ditjenperkebunan)

 

METTOSELEBES.COM — Harga cokelat dunia melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir akibat gagal panen di dua negara produsen kakao terbesar di dunia, Pantai Gading dan Ghana.

Cuaca ekstrem yang melanda kawasan Afrika Barat telah menyebabkan penurunan drastis produksi kakao, mendorong harga kakao global ke level tertinggi dalam dua dekade terakhir.

Menurut data dari Organisasi Kakao Internasional (ICCO), produksi kakao global diperkirakan menurun sekitar 11% pada tahun 2025, dengan sebagian besar penurunan berasal dari kawasan Afrika.

Baca Juga: Mendadak Kaya dari Kebun: 5 Komoditas Perkebunan Ini Melejit Tajam di 2025!

Kegagalan panen ini telah menciptakan kekhawatiran serius di pasar global dan memicu kenaikan harga bahan baku cokelat hingga 50% sejak awal tahun.

Di tengah krisis tersebut, Indonesia sebagai produsen kakao terbesar ketiga dunia justru melihat peluang besar.

Dengan cuaca yang relatif stabil dan panen yang baik di Sulawesi dan Sumatera, ekspor kakao Indonesia diprediksi meningkat hingga 20% tahun ini.

Baca Juga: PEMERINTAH JAMIN KETERSEDIAAN BERAS NASIONAL, SERAPAN PETANI CAPAI 1,89 JUTA TON

"Kondisi ini memang tragis bagi petani Afrika, tapi membuka peluang ekspor dan investasi bagi Indonesia," ujar Nurhadi Santosa, Direktur Ekspor Pertanian Kementerian Perdagangan.

"Permintaan dari Eropa dan Amerika Utara naik signifikan, dan pelaku industri lokal mulai meningkatkan kapasitas produksi."

Beberapa pabrik pengolahan kakao dalam negeri juga melaporkan peningkatan permintaan dari luar negeri. PT Kakao Nusantara, misalnya, menyatakan pesanan cokelat olahan dari Jepang dan Jerman meningkat dua kali lipat dalam kuartal pertama 2025.

Baca Juga: PEMERINTAH JAMIN KETERSEDIAAN BERAS NASIONAL, SERAPAN PETANI CAPAI 1,89 JUTA TON

Meski demikian, para pengamat mengingatkan agar Indonesia tidak hanya menjadi penyuplai bahan mentah, melainkan memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan industri hilir cokelat dalam negeri.

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB