JAKARTA, METROSELEBES.COM – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memberikan apresiasi tinggi atas tata kelola anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) yang dinilai akuntabel, transparan, dan penuh inovasi.
Apresiasi ini disampaikan secara langsung oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Khaq, kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Senin (5/5) di Kantor Kemensos.
Dalam pertemuan tersebut, BPK RI menyoroti keberhasilan Kemensos dalam mempertahankan kualitas laporan keuangan, termasuk keakuratan data penyaluran bantuan sosial dan efisiensi penggunaan anggaran.
Hal ini menjadi bukti keseriusan Kemensos dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
“Kami mengapresiasi upaya Kemensos yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam pengelolaan anggaran negara secara transparan dan akuntabel,” ujar Akhsanul Khaq.
Ia menambahkan bahwa transparansi ini menjadi contoh baik bagi kementerian lainnya dalam menjalankan fungsi pelayanan publik yang berintegritas.
Baca Juga: Pemerintah Tegaskan: Bantuan Sosial Tidak Boleh Dikaitkan dengan Vasektomi
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pihaknya akan menjadikan hasil audit ini sebagai dasar perbaikan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen menjadikan temuan BPK sebagai pijakan untuk terus memperbaiki tata kelola, agar program kesejahteraan dapat lebih tepat sasaran dan dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Kemensos terus melakukan inovasi digitalisasi dalam distribusi bantuan sosial dan meningkatkan pengawasan internal melalui sistem pelaporan yang real-time dan berbasis data.
Baca Juga: Smart Classroom Rp18,9 Triliun: Apa yang Sedang Disiapkan Pemerintah untuk Anak-anak Indonesia?
Upaya ini tidak hanya menekan potensi penyimpangan, tetapi juga mempercepat penyaluran bantuan ke masyarakat yang membutuhkan.***
Artikel Terkait
Smart Classroom Rp18,9 Triliun: Apa yang Sedang Disiapkan Pemerintah untuk Anak-anak Indonesia?
Dari Ayam hingga Telur, Presiden Prabowo Awasi Ketat Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Bangsa
Tarif 100% Film Luar Negeri: Peluang atau Ancaman bagi Perfilman Indonesia?
Toyota Avanza 2025 Hadir Lebih Stylish, Canggih dan Nyaman untuk Keluarga Indonesia
Pemerintah Tegaskan: Bantuan Sosial Tidak Boleh Dikaitkan dengan Vasektomi
CASN Tak Lulus Formasi Awal Tak Usah Sedih, Masih Bisa Diterima Lewat Skema Optimalisasi
CHINA & DUNIA KENA IMBAS: TRUMP TEMBAKKAN TARIF BARU UNTUK FILM
1.967 CASN Nyatakan Mundur; Ada Apa..? Simak Penjelasan Lengkap Kepala BKN Pusat..!
Subsidi Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Dibuka! Khusus Mahasiswa dan Fresh Graduate Lulusan 2024–2025
Pemerintah Pacu Transformasi Digital: Kolaborasi Menteri dan Penasihat Presiden Menuju Layanan Publik Lebih Modern