Tentang Rindu Rasulullah Dibawa dari Daerah Lombok, Antarkan Sakiyem Untuk Masuk Raudhah

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Kamis, 23 Mei 2024 | 16:34 WIB
Tentang Rindu Rasulullah Dibawa dari Daerah Lombok, Antarkan Sakiyem Untuk Masuk Raudhah
Tentang Rindu Rasulullah Dibawa dari Daerah Lombok, Antarkan Sakiyem Untuk Masuk Raudhah

 

Dia langsung mengiyakan dengan semangat saat Tim MCH menawarkan diri untuk mengatarnya ke Raudhah. Ibu yang memiliki tujuh putra putri dan 11 cucu ini mengaku sangat bahagia dengan tawaran ini.

Ia mengatakan bahwa awal keberangkatannya dalam kondisi sehat, setelah menempuh perjalanan jauh dan kondisinya juga tidak sehat, tetiba ia terserang sakit yang membuatnya harus membeli dan menggunakan kursi roda. Ia mengucapkan banyak terima kasih karena bersedia mengantarkannya ke Raudhah.

 Baca Juga: Langkah Menkominfo: Pemerintah Bentuk Satgassus Pemberantasan Judi Online

Sembari mendorong kursi roda Ibu Sakiyem, Hikmah dan Erniwati bergumam, tentang apa yang mereka bicarakan usai Subuh, bahwa ingin masuk ke Raudhah. “Masya Allah, Allah Maha Baik, langsung dimintakannya kita mengantarkan tamu-Nya ke Raudhah, padahal sebenarnya Ibu Sakiyem yang mengantarkan kita menuju Raudhah,” bisik Erniwati.

 

Kursi roda terus didorong mendekati pintu menuju Raudhah. Ketiganya mulai menangis tersedu menikmati kemudahan yang Allah berikan. Saat mulai antri masuk, dipersilakan menuju antrian khusus kursi roda, dilanjutkan kemudahan menuju tempat salat dalam Raudhah.

 

Tidak puas salat dan berdoa dari atas kursi roda, Ibu Sakiyem minta tolong dipapah sampai ke barisan (shaf) terdepan. Mereka meninggalkan kursi rodanya dibaris belakang. Selanjutnya, masing-masing mengambil posisi untuk salat dan memanjatkan doa-doa, menikmati waktu berlama-lama bermunajat dan memohonkan syafaat Rasulullah di Yaumil Akhir kelak.

 Baca Juga: Hore! Honorer Diangkat Jadi PPPK: dan Kesejahteraan Hidup Dijamin UU ASN 2023

Takjup akan skenario Allah. Sebenarnya, dua malam sebelumnya, empat jurnalis perempuan yang tergabung sebagai petugas di Media Centre Haji (MCH) Daker Madinah, telah mendapat jadwal ke Raudhah pada pukul 23.00 WAS (Waktu Arab Saudi).

Tiba di Masjid Nabawi satu jam lebih awal, pada salah satu sudut Nabawi bertemu dua jemaah lansia berbeda embarkasi yang bingung dan harus diantar pulang ke hotel.

Kejadian ini membuat mereka yang sebenarnya sudah tiba di pintu antrian menuju Raudhah, menjadi terlambat.

Baca Juga: Hore! Honorer Diangkat Jadi PPPK: dan Kesejahteraan Hidup Dijamin UU ASN 2023

Sehingga, jatah masuk Raudhah bagi jemaah wanita malam itu telah usai. Semua harus bersabar menunggu jadwal berikutnya keluar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Panca Saputra

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X