lifestyle

Betrand Peto Buka Suara soal Video Viral Pesta Miras, Pengakuannya Bikin Heboh

Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:58 WIB
Betrand Peto memberikan klarifikasi terkait video viral yang diduga berasal dari dokumentasi pribadinya. (Dok.Instagram@betrandpetoputraonsu)

Inti berita:

• Betrand Peto membantah video viral menggambarkan kejadian secara utuh dan menduga dokumentasi pribadinya telah diedit serta tersebar setelah emailnya dibobol.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA – Dokumentasi yang semestinya tersimpan untuk kepentingan pribadi Betrand Peto justru menjadi perbincangan publik. Video yang beredar dengan narasi dugaan pesta minuman keras itu dibantah Betrand sebagai gambaran utuh kejadian sebenarnya. Ia menduga potongan gambar telah diedit dan digabungkan hingga memunculkan persepsi berbeda.

Putra angkat Ruben Onsu tersebut menyampaikan klarifikasi setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (8/10/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Betrand mengungkapkan dugaan adanya akses tanpa izin terhadap email yang menjadi tempat penyimpanan file pribadinya.

Baca juga: Bukan Marc Marquez atau Jorge Martin, Bezzecchi Justru Meledak di FP1 MotoGP Mandalika 2026

"Ya, itu ada. Memang benar ada yang membobol email aku," ungkap Betrand.

Ia menjelaskan, dokumentasi tersebut berkaitan dengan kegiatan bersama teman-temannya dari Indonesia Timur. Mereka berkumpul untuk bermain sepak bola, kemudian makan papeda bersama. Menurut Betrand, potongan gambar yang beredar tidak memperlihatkan konteks pertemuan itu secara menyeluruh.

"Gini, mungkin yang bisa kujelasin adalah itu tuh bukan di mana posisinya tuh lagi ada yang seperti yang ada di video gitu. Mungkin itu terlalu diedit-edit jadi digabungin jadi satu aja," katanya.

Baca juga: Delapan Tahun Buron, Eks PNS Gowa Ditangkap di Selayar dalam Kasus Korupsi Rp1,99 Miliar 

Betrand juga membantah pernah mengunggah dokumentasi tersebut ke media sosial ataupun membagikannya melalui grup percakapan. Ia mengaku menyimpan file itu untuk konsumsi pribadi sehingga mempertanyakan bagaimana materi tersebut bisa tersebar luas.

"Share ke grup juga atau ke teman-teman juga aku enggak ada nge-share itu," tutur Betrand.

Meski demikian, dugaan penyuntingan video dan pembobolan email tersebut masih berdasarkan keterangan Betrand. Belum ada bukti independen atau hasil pemeriksaan pihak berwenang yang dapat memastikan bagaimana file itu diperoleh dan apakah video tersebut benar telah dimanipulasi.

Baca juga: Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur Usai Putusan MK, Dinilai Bisa Redam Gejolak Politik 

Halaman:

Tags

Terkini