hukum-kriminal

1.900 Liter BBM Subsidi Ditemukan di Bulukumba, Dugaan Bekingan Belum Terbukti

Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:38 WIB
FOTO: Tampak aparat Polres Bulukumba mengamankan dugaan penimbunan BBM Subsidi di Desa Bijawang, Ujung Loe, Bulukumba. (Dok.Humas Polres Bulukumba)

Didik mengingatkan informasi yang beredar di media sosial tidak bisa langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang terlibat. Meski demikian, informasi tersebut tetap menjadi bahan bagi penyidik untuk menelusuri fakta di lapangan.

Baca juga: Ruben Onsu Tempuh Jalur Hukum usai Video Call dengan Pria Viral, Akun Penyebar Diburu Polisi 

Polisi Sita BBM dan Peralatan

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satreskrim Polres Bulukumba mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan. Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan 10 tandon, dengan dua di antaranya terisi BBM hingga total sekitar 1.900 liter.

Selain tandon, polisi turut menyita jeriken dan alat penyedot yang ditemukan di lokasi. Pemilik rumah tidak berada di tempat ketika petugas melakukan pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengatakan penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.

"Informasi dari warga langsung kami turun ke lokasi. Tapi, di sana tidak ada orang," kata Andi Imran Hamid.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kriminalitas dan kejahatan di wilayah hukumnya tanpa pandang bulu. Hal itu, menurutnya, dibuktikan dengan langkah cepat polisi menindaklanjuti informasi dugaan penimbunan BBM subsidi di Bijawang.

"Saya tidak kenal pemiliknya dan tidak ada hubungan dengan mereka. Kalau mau melindungi, untuk apa semua temuan tersebut diamankan?" ujar Andi Imran Hamid.

Baca juga: Elektabilitas Bukan Jaminan, Survei CELIOS Ungkap Tantangan Prabowo Menuju 2029

Lokasi tersebut kemudian dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Barang bukti juga dibawa ke Polres Bulukumba untuk diproses lebih lanjut, sementara pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanan BBM masih ditelusuri.

Dugaan Bekingan Belum Terbukti

Di sisi lain, Polda Sulsel memastikan dugaan keterlibatan anggota Polri turut menjadi perhatian. Hingga Senin (12/10/2026), belum ada bukti kuat yang memastikan tudingan tersebut benar.

Didik menyebut penyelidikan awal terhadap personel di lingkungan Polres dilakukan oleh Polres terkait. Selanjutnya, Polda Sulsel akan memberikan asistensi dalam penanganan perkara tersebut.

Baca juga: Ganjar Unggul dalam Survei, Mengapa Justru Kalah dari Prabowo di Pilpres 2024?

Halaman:

Tags

Terkini