Didik mengingatkan informasi yang beredar di media sosial tidak bisa langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan seseorang terlibat. Meski demikian, informasi tersebut tetap menjadi bahan bagi penyidik untuk menelusuri fakta di lapangan.
Baca juga: Ruben Onsu Tempuh Jalur Hukum usai Video Call dengan Pria Viral, Akun Penyebar Diburu Polisi
Polisi Sita BBM dan Peralatan
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satreskrim Polres Bulukumba mendatangi lokasi dan melakukan penggerebekan. Dari pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan 10 tandon, dengan dua di antaranya terisi BBM hingga total sekitar 1.900 liter.
Selain tandon, polisi turut menyita jeriken dan alat penyedot yang ditemukan di lokasi. Pemilik rumah tidak berada di tempat ketika petugas melakukan pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Andi Imran Hamid, mengatakan penindakan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat.
"Informasi dari warga langsung kami turun ke lokasi. Tapi, di sana tidak ada orang," kata Andi Imran Hamid.
Pihaknya menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kriminalitas dan kejahatan di wilayah hukumnya tanpa pandang bulu. Hal itu, menurutnya, dibuktikan dengan langkah cepat polisi menindaklanjuti informasi dugaan penimbunan BBM subsidi di Bijawang.
"Saya tidak kenal pemiliknya dan tidak ada hubungan dengan mereka. Kalau mau melindungi, untuk apa semua temuan tersebut diamankan?" ujar Andi Imran Hamid.
Baca juga: Elektabilitas Bukan Jaminan, Survei CELIOS Ungkap Tantangan Prabowo Menuju 2029
Lokasi tersebut kemudian dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Barang bukti juga dibawa ke Polres Bulukumba untuk diproses lebih lanjut, sementara pihak yang bertanggung jawab atas penyimpanan BBM masih ditelusuri.
Dugaan Bekingan Belum Terbukti
Di sisi lain, Polda Sulsel memastikan dugaan keterlibatan anggota Polri turut menjadi perhatian. Hingga Senin (12/10/2026), belum ada bukti kuat yang memastikan tudingan tersebut benar.
Didik menyebut penyelidikan awal terhadap personel di lingkungan Polres dilakukan oleh Polres terkait. Selanjutnya, Polda Sulsel akan memberikan asistensi dalam penanganan perkara tersebut.
Baca juga: Ganjar Unggul dalam Survei, Mengapa Justru Kalah dari Prabowo di Pilpres 2024?
Artikel Terkait
Ganjar Unggul dalam Survei 2021, Mengapa Justru Kalah dari Prabowo di Pilpres 2024?
Elektabilitas Bukan Jaminan, Survei CELIOS Ungkap Tantangan Prabowo Menuju 2029
Ruben Onsu Tempuh Jalur Hukum usai Video Call dengan Pria Viral, Akun Penyebar Diburu Polisi
Hasyim Asy’ari Bantah Pasal Pencalonan Gibran Diselundupkan, Ini Alasannya
Bukan Dendam Lama, Kasus Perundungan di Asrama Telkom University Berujung Sanksi