hukum-kriminal

Misteri Kematian Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, CCTV Jadi Petunjuk?

Minggu, 27 September 2026 | 18:38 WIB
Tampak jenazah Wakil Rektor II ITB Indonesia Kabanjahe Asprina Br Surbakti ditemukan meninggal di rumahnya. Mobil korban hilang dan polisi memeriksa CCTV. (Dok.Instagram@itb_indonesia)

Inti berita:

• Wakil Rektor II ITB Indonesia Kabanjahe Asprina Br Surbakti ditemukan meninggal di rumahnya di Berastagi, Kabupaten Karo.

• Polisi menyelidiki dugaan pencurian disertai kekerasan serta menelusuri hilangnya kendaraan korban melalui rekaman CCTV.

 

METROSELEBES.com, KARO - Malam yang semula biasa di sebuah perumahan kawasan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berubah menjadi pencarian yang berujung duka. Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Indonesia Kabanjahe, Asprina Br Surbakti, M.Kom (38), ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 00.40 WIB.

Kabar tentang keberadaan Asprina mulai dicari sejak Jumat (25/9) sore. Perempuan yang dikenal sebagai tenaga pendidik itu tidak dapat dihubungi dan tidak hadir di kampus. Sekitar pukul 19.30 WIB, Rektor ITB Indonesia Kabanjahe David Meliala kemudian menghubungi kakak korban, Redianto Surbakti, untuk menanyakan keberadaannya.

Baca juga: Syarat Pendidikan Gibran Kembali Digugat, Mahfud MD Soroti Cacat Moral Konstitusional 

Redianto langsung menuju kediaman adiknya di Perumahan Je Kesain, Desa Raya, Kecamatan Berastagi. Namun, pintu rumah dalam keadaan terkunci dan tidak ada jawaban dari dalam. Situasi semakin mencurigakan setelah kendaraan milik Asprina tidak terlihat di garasi.

Pencarian kemudian berlanjut ke kampus, tetapi Asprina juga tidak ditemukan di tempat kerjanya. Keluarga akhirnya kembali ke rumah dan meminta bantuan petugas keamanan perumahan, Arianto Simanjuntak, bersama kepala dusun untuk membuka pintu kediaman tersebut.

Baca juga: FH Unhas Siapkan Skema Sertifikasi Hukum, 41 Dosen Ikut Workshop Bersama LSP 

Begitu pintu terbuka, pencarian di dalam rumah dilakukan. Jasad Asprina akhirnya ditemukan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Sementara itu, satu unit kendaraan milik korban dilaporkan ikut hilang dan menjadi salah satu petunjuk yang kini ditelusuri polisi.

Pemeriksaan awal kepolisian mengindikasikan adanya dugaan tindak pidana pencurian disertai kekerasan yang berujung pada kematian korban. Namun, dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui rangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta barang bukti yang dikumpulkan dari lokasi kejadian.

Baca juga: Jejak Bahtera Nabi Nuh, Mata Bor Patah di Kedalaman 5 Meter Bikin Misteri Makin Dalam 

Kasi Humas Polres Karo AKP Doman Maha mengatakan personel Polsek Berastagi bersama Satreskrim Polres Karo masih bekerja untuk mengungkap kejadian tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar perumahan korban. “Masih dalam proses penyelidikan,” kata Doman. Polisi kini menelusuri kronologi kematian Asprina sekaligus keberadaan kendaraan yang dilaporkan hilang. (*)

Halaman:

Tags

Terkini