CCTV Bongkar Kejanggalan Kecelakaan Nur Syfa di Cirebon, Alumni Terbaik Untad Angkatan 2020

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Kamis, 10 September 2026 | 08:46 WIB
FOTO: Tampak almarhumah Nur Syfa Husni Andika (kiri), dan detik-detik lakalantas (kanan). Rekaman CCTV menjadi titik balik pengusutan kecelakaan yang menewaskan alumnus berprestasi Untad di Cirebon. (Dok.Instagram@alumniuntad/kolase METROSELEBES.com)
FOTO: Tampak almarhumah Nur Syfa Husni Andika (kiri), dan detik-detik lakalantas (kanan). Rekaman CCTV menjadi titik balik pengusutan kecelakaan yang menewaskan alumnus berprestasi Untad di Cirebon. (Dok.Instagram@alumniuntad/kolase METROSELEBES.com)

Inti berita:

• CCTV disebut menunjukkan rangkaian kecelakaan berbeda dari dugaan awal dan menjadi dasar pendalaman perkara oleh polisi.

 

METROSELEBES.com, CIREBON — Rekaman kamera pengawas menjadi titik balik dalam pengusutan kecelakaan maut yang merenggut nyawa Nur Syfa Husni Andika (23), alumnus berprestasi Universitas Tadulako (Untad) Palu. Bukti visual tersebut membuat kronologi awal kecelakaan kembali dipertanyakan.

Peristiwa maut itu terjadi Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di Jalur Pantura Indramayu-Cirebon, Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Nur Syfa saat itu mengendarai Honda Genio bernomor polisi D-2315-AET dan terlibat kecelakaan dengan dua dump truck tronton bernomor polisi E-8476-BE dan E-8102-BZ.

Baca juga: Alumni Berprestasi Untad Tewas dalam Kecelakaan di Cirebon, Keluarga Soroti Kejanggalan dan Tempuh Jalur Hukum 

Detik-Detik Kecelakaan

FOTO: Tampak detik-detik kecelakaan yang melibatkan almarhumah Nur Syfa Husni Andika yang mengendarai seoeda motor diduga disenggol tronton di jalur Pantura Indramayu-Cirebon. (Dok.Tangkapan layar CCTV))
FOTO: Tampak detik-detik kecelakaan yang melibatkan almarhumah Nur Syfa Husni Andika yang mengendarai seoeda motor diduga disenggol tronton di jalur Pantura Indramayu-Cirebon. (Dok.Tangkapan layar CCTV))

Pada hari Senin, 31 Agustus 2026, almarhumah mengendarai sepeda motor Honda Genio dengan nomor polisi tersebut di atas. Namun, dalam perjalanan terjadi kecelakaan lalu lintas. Benturan disebut membuat Nur Syfa mengalami luka berat. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Arjawinangun untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah sempat menjalani perawatan, Nur Syfa dinyatakan meninggal dunia pada Selasa, 1 September 2026.

Baca juga: Harta Rp16,17 Miliar, Nama Anggota DPR Masuk Data PKH: Eva Minta Data Segera Diperbaiki 

Kematian Nur Syfa kemudian menyisakan pertanyaan bagi keluarga mengenai rangkaian kejadian sebenarnya. Sebab, pada penanganan awal sempat muncul dugaan bahwa korban kehilangan kendali setelah menyenggol bagian badan truk ketika melintas atau hendak mendahului.

Keluarga melalui kuasa hukumnya, Rusniawati Ayu Syafitri, meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian diperiksa. Mereka menilai rekaman kamera pengawas penting untuk memastikan posisi korban dan kendaraan berat sebelum kecelakaan terjadi.

Baca juga: Ingatan Febiola Memudar usai Diduga Keracunan MBG, Keluarga Korban Kini Menuntut Kepastian 

CCTV Jadi Titik Balik

FOTO: Tampak keluarga korban, dan pengacara almarhumah memberikan keterangan berdasarkan hasil CCTV usai kecelakaan di Cirebon. (Dok.Fajar Cirebon/Johan/FC)
FOTO: Tampak keluarga korban, dan pengacara almarhumah memberikan keterangan berdasarkan hasil CCTV usai kecelakaan di Cirebon. (Dok.Fajar Cirebon/Johan/FC)

Dari rekaman yang kemudian ditelusuri, keluarga menyebut sepeda motor korban terlihat berada di jalurnya dan tidak menunjukkan adanya tindakan menyerempet truk sebagaimana dugaan awal. Motor korban justru disebut lebih dahulu tersenggol oleh pergerakan truk pertama hingga kehilangan kendali dan terjatuh, lalu dilindas sopir truk kedua dari belakang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X