Massa aksi tidak hanya menyerang lokasi Perusahaan tambang tetapi juga melakukan aksi anarkis di kantor bupati Pahuwato yang mengakibatkan Kantor Bupati tersebut terbakar. Bahkan bukan hanya kantor bupati melainkan massa yang diperkirakan mencapai sekitar dua ribu orang ini juga membakar kantor DPRD hingga rumah Dinas Bupati.
Irjen Agnesta menegaskan bahwa pihaknya akan menangkap semua pelaku pembakaran maupun provokator yang terlibat dalam kejadian ini. Namun beliau menegaskan pula bahwa kerusuhan tersebut bukan peperangan antara masyarakat dengan Polisi tetapi melainkan karena terjadi kesalahpahaman antara warga dan Perusahaan.
Dari informasi yang didapatkan tidak hanya terjadi pengrusakan fasilitas negara tetapi juga beberapa anggota polisi yang menjadi korban luka luka.
Itulah tadi informasi dari pulau Rempang dan Gorontalo, kita doakan semua keadaannya dapat kembali membaik dan pemerintah dapat memberikan solusi untuk menyelesaikan peristiwa yang terjadi.***