selebrity

Content Creator Meksiko Tewas Ditembak Saat Live TikTok, Masih Peluk Boneka Pink Saat Ditemukan

Sabtu, 17 Mei 2025 | 08:56 WIB
Content creator asal Meksiko menjadi korban penembakan saat sedang siaran langsung di TikTok. (Foto : Instagram/v___marquez)

JALISCO, METROSELEBES.COM – Seorang content creator cantik asal Meksiko, Valeria Marquez tewas ditembak saat melakukan siaran langsung di TikTok.

Insiden tragis itu terjadi di tempat usahanya sendiri, sebuah salon kecantikan bernama Blossom The Beauty Lounge, yang terletak di Zapopan, Jalisco, Selasa 13 Mei 2025.

Dalam live tersebut, Valeria terlihat duduk santai sambil memeluk boneka babi berwarna pink.

Baca Juga: Grup Fantasi Sedarah di Facebook Viral, DPR RI Desak Polisi Bertindak: “Ini Gila dan Harus Dihukum!”

Namun suasana mendadak mencekam ketika seorang pria masuk ke salon dan bertanya namanya. Beberapa detik kemudian, terdengar suara tembakan yang mengakhiri nyawa Valeria.

“Dia datang,” ucap Valeria, dalam momen terakhirnya yang terekam siaran langsung dan viral di media sosial.

Menurut laporan, Valeria terkena dua tembakan di bagian perut dan dada. Ia ditemukan petugas dalam kondisi sudah tidak bernyawa, masih duduk di kursinya dengan boneka pink di pangkuan.

Baca Juga: Sah di Mata Hukum, Cella-Tantri-Chua Diakui Sebagai Formasi Legal Band KotaK

Pelaku penembakan langsung kabur menggunakan sepeda motor dan hingga kini masih diburu aparat.

Polisi setempat mengonfirmasi bahwa kasus ini tengah diselidiki sebagai femisida, pembunuhan terhadap perempuan yang diduga dilatari kebencian berbasis gender.

Tragisnya, sebelum kejadian, Valeria sempat mengungkapkan ketakutan dan rasa tidak amannya. Dalam live TikTok sebelumnya, ia curhat soal seseorang yang mengiriminya hadiah mahal melalui seorang teman bernama Erika.

Baca Juga: Terseret dalam Kasus Ijazah Jokowi, Abraham Samad Kaget: Saya Tidak Ada Hubungannya!

Kematian Valeria pun menambah panjang daftar korban pembunuhan perempuan di Jalisco. Ia menjadi korban femisida kedelapan hanya dalam bulan Mei 2025.

Pihak kepolisian kini tengah mengumpulkan bukti, termasuk rekaman CCTV dan saksi di sekitar lokasi. Sementara para penggemar dan netizen membanjiri media sosial dengan ucapan duka dan tuntutan keadilan bagi Valeria. ***

Tags

Terkini