politik

Hari Santri 2026, Prabowo Perkuat Dukungan Pesantren dan Masa Depan Alumni

Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:51 WIB
Tampak Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah memperkuat dukungan terhadap pesantren dan pengembangan santri dalam momentum Hari Santri Nasional 2026. (Dok. Bakom RI)

Inti berita:

• Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pendidikan dan kelembagaan pesantren.

• Namun, rincian anggaran serta target pelaksanaannya belum dijelaskan dalam keterangan resmi.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA — Pesantren bukan sekadar tempat mendalami ilmu agama. Lembaga pendidikan ini juga menjadi ruang pembentukan karakter, penanaman nilai kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Peran tersebut kembali menjadi sorotan dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026, Rabu (22/10/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat kepada para santri, kiai, nyai, pengasuh pondok pesantren, serta keluarga besar pesantren di seluruh Indonesia. Pemerintah sekaligus menegaskan komitmen memperkuat dukungan terhadap pesantren sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Baca juga: Survei PPI Ungkap 65,4 Persen Publik Puas terhadap Pemerintah Prabowo 

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden memberikan perhatian besar terhadap keberadaan pesantren. Menurutnya, pendidikan di pesantren tidak hanya berorientasi pada ilmu agama, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap bangsa.

Baca juga: Video Nusron Wahid Ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta Beredar, Ini Fakta Sebenarnya 

“Pesantren bukan hanya tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga tempat membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Prasetyo dalam keterangan resmi pemerintah.

Dukungan pemerintah, lanjut Prasetyo, diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan, pembinaan santri, dan penguatan kelembagaan. Salah satu langkah yang disebutkan ialah pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama untuk memperkuat tata kelola serta pelayanan bagi lembaga pendidikan tersebut.

Baca juga: Kapolda Sulsel Ungkap Tawuran di Makassar, Petakan Tiga Lokasi Paling Rawan 

Pemerintah juga menaruh perhatian pada terciptanya lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan bermartabat. Prasetyo menegaskan, pengembangan pesantren perlu berjalan beriringan dengan upaya memperluas kesempatan santri untuk belajar, tumbuh, dan berkarya tanpa meninggalkan tradisi keilmuan serta nilai keagamaan.

Baca juga: Pembuktian Marquez atau Martin di Phillip Island? Ini Jadwal Lengkap MotoGP Australia 2026

Halaman:

Tags

Terkini