politik

Pendukung Jokowi Ketar-Ketir Sang Presiden Tergelincir Politik Dinasti, Tuding Ada Pembisik Ugal-ugalan

Sabtu, 7 Oktober 2023 | 14:38 WIB
Jokowi, Presiden RI. (Istimewa)

METROSELEBES – Sejumlah pendukung garis keras Jokowi kini ketar-ketir lantaran sang presiden bakal tergelincir politik dinasti.

Terpilihnya anak Jokowi, Gibran Rakabuming sebagai Walikota Solo, kemudian mantunya Bobby Nasution sebagai Walikota Medan, iparnya Ketua MK Anwar Usman dan anak bungsunya, Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan akan maju sebagai calon Walikota Depok dianggap membahayakan demokrasi Indonesia.

Tak hanya media nasional, blak-blakan Jokowi membangun dinasti politiknya ini juga dikomentari oleh media asing.

Baca Juga: KESAL ISTRINYA NIKAH SIRI DENGAN BRONDONG Satu Keluarga Di Sulsel Dibantai! Untuk Wanita, Ini Hukum Poliandri!

Di media sosial, sejumlah pendukung garis keras Jokowi  mengaku resah dengan situasi politik akhir-akhir ini.

Mereka menyikapi isu politik dinasti yang kini santer dituduhkan kepada  Jokowi dan keluarga.

Pegiat medsos, Dini PoedjiHardianti di akun twiiternya @DiniHrdianti mengungkapkan kerisauannya terhadap sikap Jokowi.

Sebagai pendukung militan Jokowi, dia menginginkan agar sang presiden dua periode bisa mengakhiri jabatannya secara terhormat.

Baca Juga: MASIH INGAT VIDEO SYUR MIRIP REBECCA KLOPPER? Pelaku Akhirnya Ditangkap, Kerjanya Jual Video Porno

“Kepada yg tercinta, Bapak Presiden  @jokowi Kami ini yg dulu melawan ORBA krn kami tdk ingin ada KEKUASAAN ABADI dan KEKUASAAN DINASTI.. Kami ingin negeri ini menjadi Negara Demokrasi Saya adlh pendukung Bapak mulai dr Pilkada DKI 2012, Bapak salah satu pemimpin TERBAIK yg sdh membuat fondasi yg kuat di negeri tercinta ini.. Sekedar mengingatkan, jangan menabrak Konstitusi dg memperalat MK yg akan merusak DEMOKRASI di negeri tercinta ini,” demikian twitt @DiniHrdianti.

Dia bahkan menyertakan dua potongan video demonstrasi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Yogyakarta yang juga menolak politik dinasti tersebut.

Mereka menolak cara-cara rezim yang berkuasa saat ini yang telah merusak demokrasi dengan menabrak konstitusi, memperalat Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meneguhkan kekuasaan.

Selain Dini Poedji Hardianti, pegiat medos Septian Raharjo atau yang akrab disapa Gus Raharjo juga mengkhawatirkan Jokowi.

Melalui akunnya @Gus_Raharjo , dia tidak ingin sang presiden tergelincir di ujung masa kepemimpinan gemilang dan rusak akibat ulah para pembisik yang tidak bertanggung jawab.

Halaman:

Tags

Terkini