Kabut asap dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah penyangga, termasuk Moncongloe hingga Kota Makassar. Jarak pandang yang menurun turut berdampak pada operasional Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Laporan yang sama menyebutkan tujuh penerbangan domestik dari dan menuju Makassar dibatalkan demi keselamatan penumpang.
Meski demikian, informasi mengenai jumlah penerbangan yang dibatalkan, tingkat polusi terkini, dan perkembangan titik api perlu dikonfirmasi kembali kepada BMKG, pengelola bandara, serta instansi penanggulangan kebakaran. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan langsung dari pihak-pihak tersebut dalam bahan informasi yang tersedia.
Baca juga: Foto Rudy Mas’ud di Singapura Viral saat Karhutla, Pemprov Ungkap Alasan Perjalanan
Perlindungan kawasan karst Maros-Pangkep kini menjadi hal penting di tengah ancaman kebakaran. Upaya pemadaman dan pengendalian api perlu berjalan beriringan dengan pemantauan kondisi situs prasejarah, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian peninggalan sejarah manusia dapat sama-sama terjaga. (*)
(Fir/Ade)
Artikel Terkait
Polda Sulsel Bongkar Penipuan WhatsApp, Korban Rugi Rp50 Juta akibat Akun Disalahgunakan
Foto Rudy Mas’ud di Singapura Viral saat Karhutla, Pemprov Ungkap Alasan Perjalanan
Ekspedisi Patriot Unhas Gandeng BKSDA, Habitat Julang Papua di Weri-Saharey Jadi Perhatian
Gerindra Kritik Rapor Celios, Sugiat Santoso Pertanyakan Klaim 75 Persen Responden Stres
Gerak Cepat Satreskrim Polres Bulukumba Amankan 1.900 Liter Biosolar, Terduga Pemilik Diburu