Intelijen Ukraina turut mencantumkan delapan nama yang disebut sebagai WNI yang direkrut, yakni Yuda Putra Pratama, Haryanto Dwi Kencana, Erwanda, Ngangun Hudri Fadli, Muhammad Syaripudin, M Hadi Maulana, Wahyu Oktavian Iskandar, dan Helmi Nuraha Hakim.
Namun, klaim tersebut merupakan informasi dari pihak Ukraina, sementara Dasco menyampaikan bahwa informasi perekrutan juga telah diterima otoritas Indonesia. Pemerintah melalui intelijen dan Kemlu masih melakukan langkah koordinasi terkait persoalan tersebut. (*)
(Fir/Ade)
Artikel Terkait
Mahfud MD Bongkar Peta Politik Jokowi-Prabowo, RUU Perampasan Aset Jadi Titik Panas
Lima Bulan Pimpin Satreskrim Polres Bulukumba, Begini Rekam Jejak dan Gebrakan AKP Dr. Andi Imran Hamid, M.M.
Ironi Pelabuhan Pamatata: Terminal Atas Mulai Digital, Ruang Tunggu Bawah Justru Rusak dan Kotor
Asrama Kodam Mattoanging Makassar Terbakar, 23 Rumah Hangus dan 26 KK Terdampak
Rachmatika Dewi Tinggalkan Rapat Paripurna, Pilih Temui BEM UNM dan Dengarkan Aspirasi Mahasiswa