Inti berita:
• Jorge Martin memenangi Sprint Race MotoGP Inggris 2026 di Silverstone, membawa Aprilia menyapu tiga besar podium, sementara Marc Marquez finis kesembilan dan Francesco Bagnaia terpuruk di posisi ke-17.
METROSELEBES.com, SILVERSTONE – Gemuruh Silverstone belum sempat mereda ketika Jorge Martin sudah melesat meninggalkan para rivalnya. Pembalap Aprilia Racing itu tampil tanpa banyak memberi ruang bagi lawan dalam Sprint Race MotoGP Inggris 2026, Sabtu (8/8/2026), sekaligus membawa Aprilia menguasai tiga besar podium.
Martin yang mengawali balapan dari posisi terdepan langsung menjaga ritme sejak lap pertama. Memasuki lap keempat, ia bahkan sudah mampu membangun keunggulan sekitar 0,6 detik. Keuntungan tersebut terus dipertahankan hingga garis finis dalam balapan yang berlangsung selama 10 putaran.
Baca juga: Divonis 2 Tahun Meski Tak Ada Kerugian Negara, Perkara Dua Pegawai BPD Sulselbar Sisakan Tanda Tanya
Kemenangan Martin semakin terasa istimewa karena rekan-rekan satu pabrikan juga tampil kompetitif. Ai Ogura finis di posisi kedua, disusul Marco Bezzecchi di tempat ketiga. Bezzecchi bahkan menunjukkan perlawanan impresif setelah secara bertahap memangkas jarak dengan Fabio Di Giannantonio sebelum mengambil alih posisi tersebut saat balapan menyisakan empat putaran.
Di tengah pesta Aprilia, Marc Marquez justru harus menjalani sprint race yang jauh dari harapan. Memulai balapan dari posisi keempat, pembalap Ducati itu sempat kehilangan tempat setelah mendapat tekanan dari Bezzecchi. Memasuki fase akhir balapan, Marquez juga harus berduel dengan Pedro Acosta dan Joan Mir sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kesembilan.
Baca juga: Tiga Kali Mangkir, KPK Tegaskan Sikap terhadap Rudy Tanoe dalam Kasus Bansos Beras Rp221 Miliar
Performa Marquez terlihat semakin sulit ketika kondisi ban mulai menjadi persoalan. Beberapa kali ia nyaris kehilangan kendali sehingga tidak mampu mempertahankan posisi di barisan depan. Duel dengan Acosta menjadi salah satu momen yang membuat peluang Marquez untuk mengejar podium semakin tertutup.
"Setelah hal buruk terjadi pada ban, saya tidak ingin mengambil risiko, main aman dan tidak terjatuh sedikit lebih baik daripada memaksa," ujarnya.
Nasib lebih buruk dialami Francesco Bagnaia. Pembalap Lenovo Ducati tersebut harus berkutat di papan bawah dan terlibat persaingan dengan Brad Binder serta Enea Bastianini. Setelah 10 putaran, Bagnaia hanya mampu finis di posisi ke-17, sebuah hasil yang kontras dengan Martin yang mampu mengendalikan balapan sejak awal.
Hasil Sprint Race Silverstone ini menjadi gambaran menarik tentang dua wajah persaingan MotoGP Inggris 2026. Di satu sisi, Martin dan Aprilia tampil begitu dominan dengan sapu bersih tiga posisi teratas; di sisi lain, Ducati harus menerima hasil mengecewakan melalui Marquez yang finis kesembilan dan Bagnaia di posisi ke-17. Sprint race pun menjadi sinyal bahwa persaingan utama di Silverstone masih sangat terbuka menjelang balapan utama. (*)
Artikel Terkait
Fakta Baru di Balik Temuan 995 Senpi di Sekolah: IWD Diberhentikan, Kubu Eks Ketua Yayasan Bantah Narkoba dan CD Porno
Terima Santunan Rp50 Juta, Keluarga Balita Korban Lakalantas di Bone Tetap Kawal Proses Hukum Oknum Polisi
Ratusan Senapan Angin di Sekolah Diklaim untuk Ekskul Menembak, Manajemen Bantah: Tak Pernah Ada Programnya
Tiga Kali Mangkir, KPK Tegaskan Sikap terhadap Rudy Tanoe dalam Kasus Bansos Beras Rp221 Miliar
Divonis 2 Tahun Meski Tak Ada Kerugian Negara, Perkara Dua Pegawai BPD Sulselbar Sisakan Tanda Tanya