nasional

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Prioritas RAPBN 2026, Pemerintah Siapkan Rp335 Triliun

Senin, 18 Agustus 2025 | 05:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. (Foto : Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah menempatkan program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu agenda prioritas RAPBN 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp335 triliun.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, program ini merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

“Makan bergizi gratis bukan sekadar memberi makan, tetapi langkah strategis untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Presiden dalam pidatonya di DPR RI saat menyampaikan RUU APBN 2026 beserta Nota Keuangan.

Baca Juga: Ketahanan Energi Jadi Andalan RAPBN 2026, Pemerintah Gelontorkan Rp402,4 Triliun

Program Makan Bergizi Gratis akan menyasar anak-anak sekolah, santri di pesantren, serta kelompok masyarakat rentan.

Anggaran ini akan digunakan untuk penyediaan bahan pangan lokal bergizi, penguatan rantai pasok makanan sehat, serta pemberdayaan koperasi dan UMKM sebagai penyedia bahan baku.

Dengan begitu, selain menyehatkan generasi muda, program ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat di tingkat desa.

Baca Juga: Ketahanan Pangan Jadi Sorotan Utama RAPBN 2026: Prabowo Alokasikan Rp164,4 Triliun

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat, sekitar 21,6% anak balita di Indonesia masih mengalami stunting pada tahun 2023.

Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi nyata dalam pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Pemerintah optimis, dengan Rp335 triliun, angka stunting bisa ditekan secara signifikan dan kualitas SDM Indonesia meningkat pesat.

Program ini juga didesain berkelanjutan, tidak hanya memberi makanan sekali sehari, tetapi memastikan kandungan gizi sesuai standar kesehatan.

Baca Juga: RAPBN 2026: Delapan Agenda Prioritas Prabowo untuk Indonesia Maju

Selain itu, pemerintah akan melibatkan tenaga gizi, sekolah, hingga orang tua dalam pengawasan distribusi makanan, agar manfaatnya benar-benar tepat sasaran.

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB