JAKARTA, METROSELEBES.COM – Badan Pangan Nasional (NFA) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun good governance melalui langkah nyata berupa pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025.
Kegiatan ini digelar Kamis (19/6/2025) di Kantor NFA, Jakarta, bekerja sama langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi NFA dalam menciptakan sistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Baca Juga: Rusia Gaet Indonesia Bangun Proyek Nuklir, Prabowo Dilirik Putin untuk Kolaborasi Strategis
SPI 2025 sendiri merupakan alat ukur yang dirancang untuk menilai dan memperbaiki sistem pengendalian internal serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan instansi pemerintah.
Inspektur NFA, R. Muh. Imron Rosjidi, menegaskan bahwa tahap awal pelaksanaan SPI 2025 telah rampung. Ia menyebut SPI bukan sekadar alat ukur, melainkan sarana membentuk budaya integritas kuat dalam organisasi.
"Ini bukti komitmen NFA membangun birokrasi yang akuntabel dan transparan," ujar Imron.
Satgas Integritas KPK yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberi penguatan.
Baca Juga: Diplomasi Didesak, Sementara Trump Pertimbangkan Aksi Militer di Tengah Perang Udara Iran-Israel
Mereka menekankan bahwa pemberantasan korupsi harus diperkuat melalui upaya preventif dan perbaikan sistematis, tidak hanya mengandalkan penindakan.
Tindak lanjut hasil survei akan menjadi kunci pembenahan menyeluruh.
Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa integritas adalah fondasi utama untuk menghadirkan layanan publik yang berkualitas.
“Badan Pangan Nasional berkomitmen menciptakan lembaga yang efektif dan memiliki good governance,” tegasnya.