Pakar pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta, Dr. Laila Nurhasanah, menyatakan, “Jika program seperti Sekolah Rakyat ini bisa dijalankan dengan konsisten dan merata, kita bisa menurunkan angka putus sekolah drastis dalam lima tahun ke depan.”
Laila juga menekankan bahwa akses pendidikan gratis harus dibarengi dengan dukungan psikososial dan pelatihan vokasional yang relevan.
Dalam konteks global, UNESCO juga mencatat bahwa negara-negara dengan program pendidikan gratis dan inklusif mengalami penurunan signifikan angka kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Keisuke Honda Ingatkan Jepang Tak Main-Main Lawan Indonesia: Saatnya Tampilkan Skuad Terbaik
Ini memperkuat posisi Sekolah Rakyat sebagai intervensi strategis dalam membangun generasi masa depan yang lebih sejahtera.
Dengan semua fasilitas yang ditanggung oleh negara, dari pendidikan hingga akomodasi, Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi konkret untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Masa depan cerah, kini bisa dimulai dari ruang kelas sederhana yang membuka pintu harapan bagi jutaan anak Indonesia.***