Berdasarkan hasil survei nasional dari Litbang Kompas bulan Mei 2025, sebanyak 88% responden dari desa-desa yang telah memiliki koperasi menyatakan merasa lebih percaya diri secara ekonomi karena adanya sistem distribusi hasil dan pinjaman usaha dari koperasi.
Dengan capaian nyaris sempurna ini, Koperasi Merah Putih kini dinilai sebagai model revolusi ekonomi desa berbasis kelembagaan rakyat yang paling masif di Asia Tenggara.
Program ini juga mendorong digitalisasi dan akuntabilitas, di mana setiap koperasi terhubung melalui dashboard pusat guna memastikan transparansi, pendampingan usaha, serta integrasi data dengan program bantuan dan pembiayaan nasional.
Baca Juga: 8 Strategi Ampuh agar Koperasi Desa Tidak Gagal di Tengah Jalan
Kopdes Merah Putih kini bukan hanya simbol gotong royong, melainkan fondasi baru ekonomi rakyat Indonesia.***