Berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, sejak 2023, program revitalisasi kawasan transmigrasi telah mencakup pembangunan infrastruktur dasar, bantuan ekonomi produktif, hingga penyediaan sarana keagamaan dan pendidikan.
Selain itu, laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa populasi transmigran di Sulawesi Tengah mengalami peningkatan sebesar 12% pada 2024.
Kawasan transmigrasi Palolo menjadi salah satu yang paling aktif berkembang, dengan peningkatan hasil pertanian dan peternakan lokal.
Baca Juga: Woodka, Arloji Lokal yang Tak Sekadar Waktu: Menenun Karya, Memberdayakan Bangsa
Harapan Masyarakat dan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah setempat menyambut baik langkah ini.
Kepala Desa Oloboju menyatakan bahwa kehadiran Menteri dan penyerahan bantuan tersebut membawa semangat baru.
“Kami berharap bantuan seperti ini terus berlanjut, agar masyarakat transmigrasi tidak merasa tertinggal dari daerah lainnya,” ujarnya.
Dengan adanya program-program langsung dari Presiden dan kolaborasi aktif antara kementerian dan pemerintah daerah, harapan untuk menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah semakin nyata.***