nasional

Indonesia Bangun Pusat Data Raksasa, Dorong Kedaulatan Digital Nasional

Kamis, 5 Juni 2025 | 03:18 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, secara langsung meresmikan operasional JK6 Data Center milik PT DCI Indonesia di kawasan industri MM2100, Cibitung. (Instagram kemkomdigi)

 

CIBITUNG – METROSELEBES.COM – Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi kekuatan digital dunia dengan meresmikan pusat data hyperscale terbesar di tanah air.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, secara langsung meresmikan operasional JK6 Data Center milik PT DCI Indonesia di kawasan industri MM2100, Cibitung.

Dengan kapasitas desain mencapai 36 Megawatt, fasilitas ini menjadi elemen strategis dalam mendorong transformasi digital nasional.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih: Akselerasi Legalitas untuk Ekonomi Desa Bangkit

Tidak hanya itu, pembangunan JK6 melibatkan lebih dari 3 juta jam kerja dan sekitar 8.000 tenaga kerja Indonesia, menjadi bukti nyata kontribusi sektor digital terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi.

JK6 bukan sekadar infrastruktur canggih. Ia menjadi simbol kedaulatan digital bangsa, menjawab tantangan era globalisasi data dan menjadikan Indonesia tuan rumah di negeri sendiri.

Menteri Meutya menyebut pusat data ini sebagai “pelabuhan digital” bernilai tambah tinggi yang akan mendukung lahirnya ekosistem digital inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan.

Baca Juga: 13 Ribu Rumah Bersubsidi untuk Aparatur Sipil Negara: Jawa Barat Jadi Prioritas Program FLPP Nasional

Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital, proyek ini juga merupakan bagian dari agenda besar hilirisasi digital lintas sektor.

Diharapkan, keberadaan pusat data berkelas dunia ini mampu memperkuat layanan cloud, mendukung pertumbuhan startup, serta menjadikan Indonesia sebagai hub digital regional.

Dengan langkah besar ini, Indonesia tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga memimpin arah transformasi digital Asia Tenggara.***

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB