JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menyampaikan keynote speech dalam acara Sinergi dan Aksi Pencegahan Korupsi yang berlangsung di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, pada Kamis (8/5/2025).
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh.
Dalam pidatonya, Menteri Rini menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan aspek penegakan hukum. Menurutnya, harus ada penguatan budaya integritas yang tumbuh dari dalam birokrasi itu sendiri.
Ia menekankan pentingnya menciptakan tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berintegritas melalui kolaborasi seluruh elemen, khususnya perempuan.
“Masa depan Indonesia yang bersih dan berintegritas bergantung pada keberanian kita semua, termasuk dan terutama para perempuan, untuk berdiri di garis depan dalam perjuangan melawan korupsi,” ujar Rini dengan tegas.
Lebih lanjut, ia mengajak setiap pemimpin perempuan untuk aktif menjadi agen perubahan strategis, serta membangun lingkungan birokrasi yang adil gender.
Rini menekankan bahwa perempuan memiliki peran vital dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berdaya tahan terhadap praktik korupsi.
Baca Juga: BPD Akan Punya Hari Nasional dan Gaji Standar, Ini Kata Menteri Desa
Sejalan dengan tema kegiatan yakni Perempuan Berintegritas Pilar Utama Anti Korupsi, Menteri Rini menegaskan komitmen Kementerian PANRB dalam membangun kebijakan yang menciptakan birokrasi yang inklusif, adil, dan berlandaskan integritas.***