Sebagai solusi, Gus Hilmy mengajak semua pihak untuk menyepakati pentingnya pengendalian penduduk yang sehat dan berkeadilan.
Menurutnya, hal ini harus ditempuh melalui pendidikan keluarga, pemberdayaan ekonomi, serta penyediaan layanan kesehatan reproduksi yang ramah dan berbasis kesukarelaan — bukan dengan syarat pemaksaan***