JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam momentum peringatan Hari Buruh 2025, pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petani dengan menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah. Kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan negara terhadap sektor pertanian, khususnya para petani yang selama ini berada dalam sektor informal dan rentan.
Menteri Pertanian menyampaikan bahwa harga gabah kini resmi dinaikkan menjadi Rp6.500 per kilogram. Tak hanya itu, harga jagung juga ditetapkan sebesar Rp5.500 per kilogram. Dalam upaya mendukung stabilitas dan keberlangsungan produksi petani, Perum BULOG akan langsung menyerap hasil panen sesuai harga tersebut.
“Kebijakan ini memberikan kepastian harga dan secara langsung meningkatkan pendapatan petani. Ini adalah bentuk nyata perlindungan negara bagi pekerja sektor informal yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” tegas Kementerian Pertanian dalam unggahan resminya.
Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kerugian petani akibat fluktuasi harga pasar dan memperkuat daya beli masyarakat desa. Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari reformasi struktural dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan menjaga ketahanan pangan nasional.
Dengan tema “Pertanian Bekerja Sepenuh Hati”, pemerintah menegaskan bahwa Hari Buruh bukan hanya sekadar seremoni, melainkan momentum memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja, termasuk petani sebagai pilar penting perekonomian bangsa.***