Arif Rahman, Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana pada Direktorat KSKK Madrasah, menambahkan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek SBSN pada triwulan ketiga 2024 serta mempersiapkan pelaksanaan SBSN untuk 2025.
Menurutnya, Kementerian Agama masih menunggu penetapan dari DJPPR terkait madrasah-madrasah yang akan menerima manfaat SBSN pada tahun depan.
"Penting bagi setiap pihak untuk menjaga ketertiban administrasi, terutama dalam pelaporan keuangan, agar terhindar dari potensi masalah di masa mendatang," ujar Arif.
Ia juga menyampaikan bahwa Bappenas telah meminta daftar panjang calon penerima SBSN untuk TA 2026, seraya menutup dengan harapan agar kepercayaan yang diberikan dapat dijaga dengan baik.***
Artikel Terkait
Resmi!, Kemenag Siapkan 7,25 Triliun Anggaran GTK Madrasah 2025, Mayoritas untuk Tunjangan Guru
Lebih Setahun Dirawat di RS Saudi, Kemenag Kawal Kepulangan Jemaah Umrah ke Tanah Air
Cuma Butuh Waktu 5 Menit! Begini Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar atau KIP Secara Online
Video Syur Oknum Guru di Gorontalo Viral, Direkam Sahabat Korban sebagai Bukti
Kopi dan Gaya Hidup Kurang Gerak: Penelitian Terbaru Mengungkap Efek Positif Kopi Terhadap Kesehatan