Inti berita:
• Macklemore akan menggelar tiga konser di Dublin, Paris, dan London.
• Seluruh hasil penjualan tiket disalurkan kepada 12 organisasi
• Aksinya akan jadi bantuan kemanusiaan dan dukungan bagi Palestina.
METROSELEBES.com, JAKARTA – Panggung musik Macklemore di Eropa pada akhir Oktober 2026 tak sekadar menawarkan hiburan. Rapper asal Amerika Serikat itu menyiapkan rangkaian konser bertajuk Free Palestine, dengan seluruh hasil penjualan tiket disalurkan kepada organisasi yang memberikan dukungan bagi masyarakat Palestina.
Pengumuman tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran di Amerika Serikat. Alih-alih menghentikan aktivitas panggungnya, ia justru menyiapkan pertunjukan sendiri yang membawa isu Palestina sebagai pesan utama.
Baca juga: Penyidik Ajukan Pencekalan ke Luar Negeri terhadap Bupati Gowa Usai Ditetapkan Tersangka
Tur tersebut untuk sementara mencakup tiga kota Eropa. Konser pertama dijadwalkan berlangsung di 3Arena Dublin pada 26 Oktober, kemudian berlanjut ke Accor Arena Paris pada 29 Oktober, dan berakhir di OVO Arena Wembley, London, pada 30 Oktober 2026.
Format pertunjukan itu menggunakan nama Macklemore & Friends dan dipromosikan Live Nation. Namun, hingga pengumuman dilakukan, daftar musisi yang akan tampil bersama Macklemore belum seluruhnya diumumkan. Ia juga menyebut pertunjukan di Amerika Serikat masih dalam tahap pengaturan.
Baca juga: Presiden Serbia Vucic Tinggalkan Istana di Tengah Gelombang Demo, Kursi PM Jadi Incaran?
Panggung yang Berujung Donasi
Yang membuat rangkaian konser ini berbeda adalah skema penggunaan pendapatannya. Seluruh hasil penjualan tiket disebut akan disumbangkan kepada 12 organisasi yang memiliki kegiatan terkait bantuan dan dukungan untuk masyarakat Palestina.
Organisasi penerima tersebut antara lain Anera, Glia, Gaza Soup Kitchen, Taawon, HEAL Palestine, Palestinian Youth Movement, Middle East Children's Alliance, Jewish Voice for Peace, Medical Aid for Palestinians, Institute for Middle East Understanding, Palestine Children's Relief Fund, dan UNRWA USA.
Artikel Terkait
Syarat Pendidikan Gibran Kembali Digugat, Mahfud MD Soroti Cacat Moral Konstitusional
Misteri Kematian Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, CCTV Jadi Petunjuk?
El Nino Makin Ganas, Indonesia Dibayangi Panas Ekstrem hingga 2027
Presiden Serbia Vucic Tinggalkan Istana di Tengah Gelombang Demo, Kursi PM Jadi Incaran?
Penyidik Ajukan Pencekalan ke Luar Negeri terhadap Bupati Gowa usai Ditetapkan Tersangka