Perekam Ungkap Alasan Warga Tak Berani Hentikan Pria Bugil yang Mengamuk di Lenteng Agung

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:52 WIB
Viral pria tanpa busana pukul pengendara motor di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Instagram/bimoo_saktii)
Viral pria tanpa busana pukul pengendara motor di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. (Instagram/bimoo_saktii)

Inti berita:

• Perekam video membantah warga pasif saat pria bernama Yosua mengamuk di Lenteng Agung.

• Warga disebut sempat berusaha mendekat, tetapi mundur setelah mendapat ancaman dan melihat senjata.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA– Malam di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, mendadak berubah tegang ketika seorang pria tanpa busana mengamuk dan memukuli sejumlah pengendara motor pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 23.40 WIB. Aksi tersebut kemudian direkam warga dan viral di media sosial.

Pria yang diketahui bernama Yosua (23) itu telah diamankan Polsek Jagakarsa untuk dimintai keterangan. Namun, di balik rekaman yang beredar, muncul sorotan terhadap warga dan pengendara yang dinilai tidak segera menghentikan aksi pemukulan tersebut.

Baca juga: Sulap Air Laut Jadi Air Tawar, Dosen UMI dan Poltekmuh Makassar Bawa Teknologi Desalinasi ke Desa Punaga 

Perekam video melalui akun Instagram @bimoo_saktii kemudian memberikan penjelasan. Ia mengaku semula mengira keributan tersebut merupakan persoalan pribadi, tetapi situasi berubah ketika melihat Yosua memukul seorang pengemudi ojek online menggunakan benda yang disebutnya seperti balok.

“Kirain masalah personal, pas dilihat, ternyata ada orang telanjang mukulin orang pakai balok. Semua orang putar balik,” ujarnya dalam video yang dikutip Kamis (20/8/2026).

Baca juga: Tak Goyah Diterpa Badai Ekonomi, Biringkassi Raya Tetap Jaga Kinerja Positif dan Ekspansi Usaha ke Donggala

Menurutnya, sejumlah pengendara sebenarnya sudah berusaha memperingatkan pengguna jalan lain agar tidak mendekati lokasi. Bahkan, beberapa pengemudi ojol disebut meminta pengendara untuk berbalik arah karena khawatir situasi semakin berbahaya.

Perekam juga membantah anggapan bahwa warga sama sekali tidak berupaya menghentikan Yosua. Ia mengatakan beberapa orang sempat hendak maju bersama, tetapi urung karena pria tersebut disebut mengancam akan membunuh sambil membawa senjata. “Pas dia capek, baru diamuk massa, langsung diiket dan baru polisi datang,” katanya.

Baca juga: DPRD Sulsel Bahas Perubahan Jadwal Kegiatan, Bung RP Pastikan Agenda Dewan Tetap Terarah 

Ia pun meminta publik tidak melihat kejadian hanya dari rekaman singkat yang beredar. Menurutnya, kondisi di lapangan berbeda karena warga harus mempertimbangkan keselamatan diri ketika menghadapi seseorang yang diduga membawa senjata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X