politik

Gibran Bisa Tersingkir dari Duet Prabowo 2029, Nama Pramono dan Ganjar Muncul

Senin, 21 September 2026 | 11:31 WIB
FOTO: Tampak Prabowo dan Gibran bersalaman saat Gibran menjemput Prabowo usai lawatan luar negeri. (Dok.Instagram@gibran_rakabuming)

Inti berita:

Pengamat Hasyim Muhammad membuka skenario Prabowo berpasangan dengan kader PDIP pada Pilpres 2029.

 • Jka Jokowi dan Megawati kembali berdamai, dengan nama Pramono Anung dan Ganjar Pranowo masuk dalam pembahasan.

• Konfigurasi tersebut masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi partai maupun para tokoh terkait.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA — Pilpres 2029 memang masih tiga tahun lagi, tetapi susunan kekuatan politik menuju kontestasi tersebut mulai dipetakan. Salah satu skenario yang mencuri perhatian adalah kemungkinan berubahnya pasangan Presiden Prabowo Subianto apabila hubungan politik Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri kembali mencair.

Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam, Hasyim Muhammad, membuka skenario bahwa Prabowo dapat kembali maju dengan kader PDI Perjuangan sebagai calon wakil presiden. Dalam gambaran itu, Gibran Rakabuming Raka tidak lagi berada di posisi cawapres, bahkan tidak didorong sebagai calon presiden pada Pilpres 2029. Hasyim menyampaikan pandangan tersebut melalui akun X pribadinya, Senin (21/9/2026).

Baca jugaDiduga Nama Ibu Disensor, Dokumen Pendidikan Gibran Kembali Dipersoalkan di PTUN

"Saya punya harapan bahwa di 2029 ada perdamaian antara Jokowi dan Megawati. Skenarionya: Gibran tak lagi maju sebagai cawapresnya Prabowo, juga tak maju capres sendiri, tapi posisi cawapres itu diisi kader PDIP," tulis Hasyim. Ia menyebut skenario itu mungkin terjadi apabila Jokowi ingin menunjukkan bahwa sejak awal dirinya menghendaki Prabowo berpasangan dengan PDIP.

Baca jugaMarc Marquez Melempem di MotoGP Austria 2026, Dua Faktor Ini Penyebabnya

Muncul Nama Gubernur DKI 

FOTO: Tampak Prabowo dan Pramono diprediksi bakal berduet untuk Pilpres 2029. (Dok.Instagram@Indonesiavoice_reborn)m@

Nama yang kemudian mencuat bukan hanya Ganjar Pranowo. Hasyim juga menyebut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai salah satu figur yang dapat dipertimbangkan jika PDIP mengambil posisi cawapres. "Prabowo-Ganjar bisa saja. Tapi Prabowo-Pramono mungkin akan jauh lebih tepat momentumnya melihat kinerja Pramono yang bagus saat ini dalam memimpin Jakarta," kata Hasyim.

Baca juga: Merintis Sejak 2011, Alumni Unhas Bangun Telaga Maccopa Jadi Agrowisata Tiga Dimensi di Maros 

Namun, konfigurasi tersebut belum menjadi keputusan resmi. Pembicaraan mengenai Pilpres 2029 masih sangat dini dan arah koalisi dapat berubah mengikuti dinamika partai maupun hubungan antarfigur. Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan partainya belum membicarakan Pilpres 2029, sementara pihak Gerindra juga menyatakan terbuka bekerja sama dengan berbagai kekuatan politik, termasuk PDIP.

Halaman:

Tags

Terkini

Iran Pasti akan Balas Dendam

Kamis, 2 Juli 2026 | 10:40 WIB