otomotif

MotoGP 2027 Pakai Mesin 850cc, Ducati dan Aprilia Ungkap Tantangan Menekan Kecepatan

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:37 WIB
Tampak MM93 (kanan), Martin (kiri). Motor MotoGP generasi baru bermesin 850cc disiapkan untuk regulasi 2027 dengan perubahan kapasitas mesin, aerodinamika, dan perangkat pengatur ketinggian motor. (Dok.Ig@espn)

Inti berita:

• Penggunaan mesin 850cc pada MotoGP 2027 belum tentu membuat catatan waktu putaran jauh lebih lambat.

• Ducati dan Aprilia menilai pengurangan kecepatan puncak menjadi sasaran penting.

• Pengaruh ban Pirelli dan regulasi baru masih perlu diuji.

 

METROSELEBES.com, JAKARTA – Rekor kecepatan 368,6 km/jam menjadi gambaran betapa kencangnya motor MotoGP generasi sekarang. Namun, ketika regulasi baru mulai mengarah pada penggunaan mesin 850cc pada 2027, muncul pertanyaan penting apakah pengurangan kapasitas mesin benar-benar akan membuat balapan lebih lambat dan aman.

Hasil pengembangan awal justru menunjukkan motor generasi baru masih berpotensi mencatatkan waktu putaran yang kompetitif. Situasi ini membuat perubahan regulasi MotoGP tidak cukup dinilai hanya dari selisih waktu di lintasan, tetapi juga dari kemampuan menekan kecepatan puncak dan meningkatkan kendali pembalap.

Baca juga: Marc Marquez Akhirnya Tuntaskan Race Mandalika, Finis Keenam Tak Hapus Catatan Bersejarahnya 

Bos Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menegaskan bahwa sasaran utama pengurangan kapasitas mesin bukan sekadar memperlambat catatan waktu satu putaran. Menurut dia, perhatian lebih besar tertuju pada kecepatan motor ketika pembalap mendekati tikungan pertama setelah melaju di lintasan lurus.

“Alasan utama mengapa kami ingin mengurangi performa bukanlah catatan waktu putaran, melainkan kecepatan puncak,” kata Dall’Igna, dikutip dari Crash.net, Senin (19/10/2026). Ia menilai, motor yang masih mampu mencatatkan waktu kompetitif tetap berpeluang memberikan keuntungan keselamatan apabila kecepatan puncaknya dapat ditekan.

Baca juga: Honda NWZ150 Usung Mild Hybrid, Skutik 150 Cc Ini Dibekali Kamera hingga Radar Belakang 

Angka yang menjadi perhatian adalah rekor 368,6 km/jam yang dicatat Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Mugello, Italia, pada Mei 2026. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memperkirakan pengurangan tenaga sekitar 50 daya kuda pada motor generasi baru dapat membantu menurunkan kecepatan tersebut. 

Di sisi lain, Rivola melihat indikasi bahwa motor 850cc tetap bisa melaju cepat dan lebih mudah dikendalikan berdasarkan tanggapan awal pembalap. Namun, ia mengingatkan bahwa hasil satu putaran belum menggambarkan performa dalam jarak balapan penuh.

Baca juga: Marc Marquez Tak Sekadar Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Kini Kudeta Jorge Martin dari Puncak Klasemen 

Halaman:

Tags

Terkini