Analis sepak bola dan mantan pemain, Jamie Redknapp, turut memuji sikap Son. “Son memberikan respons yang sempurna saat dia tidak dimainkan. Dia tidak merajuk, tidak menurunkan moral tim – justru menjadi inspirasi,” ujar Redknapp.
Kemenangan di final melawan Manchester United bukan hanya milik klub atau para fans, tapi juga bagi Son pribadi – untuk semua kerja keras yang tak terlihat, untuk semua penantian yang diam-diam ia jalani dengan sabar dan dedikasi.
Hari ini, Son Heung-min tak hanya mengangkat trofi. Ia juga mengangkat cerita tentang ketekunan, loyalitas, dan sikap profesional yang pantas menjadi inspirasi bagi pemain manapun.