JAKARTA, METROSELEBES.COM - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinan optimis bahwa Indonesia bisa menghapus kemiskinan jauh sebelum tahun 2045.
Hal ini ditegaskannya setelah mempelajari data dan angka-angka pertumbuhan ekonomi nasional yang menunjukkan tren positif.
“Saya optimis setelah saya mempelajari angka-angka, saya optimis kita bisa hilangkan kemiskinan dari Republik Indonesia, jauh sebelum 2045.
Baca Juga: Setelah Dapat BSU, Kini Guru Non ASN Dapat Bantuan Insentif Guru dan Afirmasi Kualifikasi S1
Itu keyakinan saya dan itu tekad pemerintah saya,” ungkap Prabowo dalam pernyataannya yang dikutip dari akun resmi @kemenkopmri.
Optimisme ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2025 mencapai 5,12%, yang menjadi sinyal kuat bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah mulai menunjukkan hasil nyata dan dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Sejalan dengan semangat tersebut, Presiden Prabowo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan.
Baca Juga: Kado Merdeka untuk Guru PAUD: 253 Ribu Pendidik Dapat Bantuan di HUT RI ke-80
Melalui Inpres ini, pemerintah mendorong peningkatan efektivitas program bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja baru, dan penguatan ekonomi desa serta UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Dr. Erwin Harahap, menyebut bahwa target penghapusan kemiskinan sebelum 2045 adalah mungkin dicapai, dengan syarat adanya komitmen lintas sektor dan sinergi antara pusat dan daerah.
“Faktor penting adalah realisasi anggaran yang tepat sasaran, serta pengawasan ketat terhadap distribusi bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.
Baca Juga: Tiga Kandidat Lolos Seleksi Sekda Tojo Una-Una, Kini Masuki Tahap Uji Publik
Program-program seperti Kartu Prakerja, Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta penguatan koperasi digital juga akan memainkan peran penting dalam mendorong masyarakat keluar dari garis kemiskinan.