JAKARTA, METROSELEBES.COM – Momen Hari Raya Iduladha, seperti hari besar keagamaan lainnya, menjadi waktu penting untuk mempererat tali silaturahmi.
Namun, perlu diingat bahwa konsumsi daging, khususnya daging kambing dan sapi, yang meningkat selama perayaan ini dapat membawa risiko kesehatan jika tidak diolah dan dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Oleh karena itu, Waspadai Risiko Konsumsi Daging Kurban dengan menerapkan langkah-langkah konsumsi aman dan sehat agar terhindar dari dampak negatif terhadap tubuh.
Berdasarkan imbauan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui kanal #SobatBelajar, ada beberapa tips makan daging iduladha yang perlu diperhatikan saat mengolah dan mengonsumsi daging kurban:
-
Pilih Potongan Daging yang Lebih Sehat
Disarankan memilih bagian daging yang rendah lemak seperti punggung, paha, atau has dalam. Hindari bagian yang mengandung banyak lemak seperti perut, dada, dan jeroan. -
Batasi Asupan Daging
Konsumsi daging sebaiknya tidak lebih dari 100 gram per hari. Imbangi dengan makanan tinggi serat seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. -
Hindari Mencuci Daging Sebelum Dimasak
Mencuci daging mentah justru bisa menyebarkan bakteri ke area dapur dan alat masak lain. Masak langsung dengan suhu yang cukup untuk membunuh kuman. -
Masak dengan Metode yang Lebih Sehat
Gunakan metode memasak seperti memanggang, merebus, atau menumis dengan sedikit minyak. Hindari menggoreng atau membakar hingga gosong karena dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti akrilamida dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH). -
Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Untuk menjaga keseimbangan gizi, konsumsi daging sebaiknya disertai dengan asupan sayur dan buah yang kaya serat, vitamin, dan antioksidan.
Baca Juga: Prabowo Tak Akan Tenang Sebelum Indonesia Swasembada Pangan, Dimulai dari Jagung Bengkayang
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, konsumsi daging berlebihan, terutama yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti daging merah, berisiko meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah.
Dalam laporan "Profil Kesehatan Indonesia 2023", tercatat bahwa penyakit tidak menular seperti jantung koroner dan stroke masih menjadi penyebab utama kematian, yang salah satunya dipicu oleh pola makan tidak sehat.
Studi dari World Health Organization (WHO) juga menyebutkan bahwa mengonsumsi lebih dari 50 gram daging olahan per hari dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal hingga 18%.