8. Maluku – 114.738 Ha, produksi 108.157 Ton
9. Jawa Barat (Jabar) – 145.668 Ha, produksi 87.548 Ton
10. Nusa Tenggara Timur (NTT) – 132.256 Ha, produksi 64.934 Ton
Baca Juga: Desa Bangkit Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Sulawesi Tengah Siap Jadi Poros Baru Ekonomi
Melalui data ini, terlihat jelas bagaimana kelapa menjadi tulang punggung bagi banyak daerah penghasil, mulai dari Sumatra hingga kawasan Timur Indonesia.
Provinsi seperti Riau dan Sulut menjadi ujung tombak produksi, menyumbang ratusan ribu ton kelapa per tahun.
Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produktivitas dan nilai tambah dari komoditas ini.
Upaya seperti penguatan hilirisasi produk, peningkatan teknologi pertanian, serta pemberdayaan petani lokal akan terus didorong agar kelapa nusantara memberi manfaat maksimal bagi kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca Juga: Capung, Penjaga Sunyi Ekosistem yang Terlupakan
Dengan potensi besar yang dimiliki, kelapa tidak hanya menjanjikan keuntungan bagi produsen lokal, tapi juga peluang ekspor yang luas di pasar global. Pemerintah berharap masyarakat semakin menyadari nilai strategis dari si "emas hijau" ini dan mendukung pengembangan kelapa sebagai komoditas unggulan Indonesia.***