lifestyle

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Terancam Batal, MUI Desak Pemerintah Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:26 WIB
Penyanyi tenor asal Italia Andrea Bocelli. Rekomendasi izin konsernya di kawasan Candi Borobudur, Magelang, dicabut Polresta Magelang menjelang jadwal pertunjukan pada 31 Oktober 2026. (Dok.Instagram@andreabocelliofficial)

Interupsi berita:

• Pencabutan rekomendasi kepolisian membuat rencana konser Andrea Bocelli di Borobudur.

• Pengelola masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

• MUI mendesak pembatalan karena persoalan dugaan dukungan sang musisi terhadap Israel.

 

METROSELEBES.com, MAGELANG – Rencana konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menghadapi ketidakpastian. Polresta Magelang telah mencabut rekomendasi izin kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026, di tengah penolakan terhadap musisi tersebut karena dugaan dukungannya kepada Israel.

Wakapolresta Magelang AKBP Bim Rekoaji menyampaikan pencabutan itu saat audiensi bersama sejumlah massa penolak konser di Kantor Unit Taman Wisata Borobudur (TWB), Selasa (13/10/2026). Ia membenarkan bahwa sebelumnya terdapat permohonan perizinan untuk kegiatan tersebut, tetapi rekomendasi kepolisian kini telah dicabut.

Baca juga: Dua Profesor Jerman Kupas Tantangan Al hingga Hak Cipta di FH Unhas 

“Memang ada permohonan perizinan kegiatan tersebut, akan tetapi per hari ini sudah kita cabut,” kata Bim. Namun, dalam audiensi tersebut, ia tidak menjelaskan secara terperinci alasan pencabutan rekomendasi izin konser.

Baca juga: Febrie Adriansyah Buka Suara soal Mundur dari Jampidsus di Tengah Kasus yang Menjeratnya 

Sementara itu, Commercial Group Head PT TWB, AY Suhartanto, menyatakan pihaknya belum dapat memastikan kelanjutan acara tersebut. Pengelola kawasan wisata Borobudur akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan menunggu arahan lebih lanjut sebelum mengambil keputusan mengenai penyelenggaraan konser.

Penolakan terhadap konser Bocelli sebelumnya disuarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri Sudarnoto Abdul Hakim mendesak pemerintah membatalkan konser tersebut karena menilai rekam jejak sang musisi berkaitan dengan dukungan terhadap Israel. MUI menyoroti keterlibatan Bocelli dalam kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel pada 2010 serta konsernya di Tel Aviv pada 2022.

Baca juga: Diduga Gadai Saham JARR ke Bank Mandiri Terungkap saat Haji Isam Bidik BYAN

“Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” ujar Sudarnoto, dikutip dari situs resmi MUI, Sabtu (10/10/2026). Ia menilai penyelenggaraan acara tersebut perlu mempertimbangkan sikap Indonesia yang mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak penjajahan.

Halaman:

Tags

Terkini