Inti berita:
• Ustaz Riza Muhammad membantah tudingan terkait video lama yang kembali beredar di media sosial
• Ia mempertimbangkan langkah hukum berupa somasi setelah berkonsultasi dengan pengacara.
METROSELEBES.com, JAKARTA — Sebuah video lama yang kembali beredar di media sosial menyeret nama Ustaz Riza Muhammad ke dalam tudingan yang dibantah keras olehnya. Potongan video tersebut menjadi bahan narasi yang mengaitkan dirinya dengan ketertarikan terhadap sesama jenis.
Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, Ustaz Riza memilih tidak langsung mengambil tindakan. Ia terlebih dahulu berkonsultasi dengan pengacara untuk mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak yang dinilai menyebarkan informasi secara tidak bertanggung jawab.
“Memang saya sudah dengar kabar-kabar, cuma saya pikir saya berkonsultasi dengan lawyer, juga ada Bang Sandi,” ujar Ustaz Riza, dikutip dari iNews.id, Selasa (8/9/2026).
Baca juga: Bosowa Peduli Sambangi Korban Kebakaran Tamalanrea, Umar: Terima Kasih Atas Kepeduliannya
Menurut Ustaz Riza, video yang kembali muncul tersebut bukan rekaman baru. Ia menyebut potongan video itu diambil dari kejadian bertahun-tahun lalu dan kemudian disertai narasi yang dianggap sengaja memancing persepsi negatif terhadap dirinya.
Ia juga menjelaskan bahwa sosok laki-laki yang terlihat bersamanya dalam video tersebut merupakan asistennya. Menurut penjelasannya, sang asisten memang tinggal serumah dan keberadaannya diketahui oleh istrinya. Asisten tersebut disebut membantu berbagai kebutuhan keluarga, termasuk merawat ibunya.
Baca juga: Ingatan Febiola Memudar usai Diduga Keracunan MBG, Keluarga Korban Kini Menuntut Kepastian
Persoalan itu, kata Ustaz Riza, tidak hanya berdampak pada dirinya. Narasi yang beredar juga membuat keluarganya ikut terkena tekanan. Ia mengungkapkan istrinya bahkan sempat menangis setelah mengetahui isu tersebut ramai diperbincangkan.
Kini, opsi somasi tengah dipertimbangkan. Ustaz Riza belum memastikan apakah langkah hukum itu akan benar-benar ditempuh, sembari menyerahkan persoalan tersebut kepada kuasa hukum dan memilih tidak larut dalam tekanan. “Saya mengandalkan Allah saja,” pungkasnya. (*)