hukum-kriminal

Latihan Gerak Jalan Berujung Petaka, Dua Remaja Jadi Korban Pengeroyokan di Luwuk

Minggu, 9 Agustus 2026 | 16:31 WIB
Dua remaja diduga dikeroyok saat hendak latihan gerak jalan di Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk. Dua terduga pelaku diamankan Polresta Banggai. (Dok.Humas Polresta Banggai)

Inti berita:

• Dua remaja berusia 15 tahun diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk.

• Polisi mengamankan dua terduga pelaku, ZS (22) dan RP (17), untuk menjalani pemeriksaan.

 

METROSELEBES.com, LUWUK – Dua remaja yang semula bersiap mengikuti latihan gerak jalan di kawasan Alun-alun Bumi Mutiara, Luwuk, justru harus berhadapan dengan situasi yang tak mereka duga. Keduanya, yang masih berusia 15 tahun, diduga menjadi korban pengeroyokan saat memarkirkan sepeda motor di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan keluarga korban kepada kepolisian setelah melihat anak mereka mengalami luka lebam dan pembengkakan di sejumlah bagian tubuh. Laporan itu ditindaklanjuti Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Banggai dengan melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak kekerasan tersebut.

Baca juga: Kesaksian Terakhir Nur Hanissa Terhenti, Polisi Masih Memburu Aan Kurniawan usai Tragedi Berdarah di Penggilingan Ayam 

Kasat Reskrim Polresta Banggai AKP Nur Arifin mengatakan, polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Keduanya masing-masing berinisial ZS (22) dan RP (17), warga Kelurahan Karaton.

“Kedua terduga pelaku telah diamankan setelah adanya laporan dari keluarga korban,” kata AKP Nur Arifin, sebagaimana keterangan kepolisian yang dihimpun.

Baca juga: CEK FAKTA: Hoaks Begal Bisa Tuntut Pemilik CCTV, Ini Penjelasan Aturan Rekam di Ranah Publik Menurut Menkomdigi 

Dugaan pengeroyokan itu bermula ketika kedua korban berada di sekitar alun-alun untuk mengikuti kegiatan latihan gerak jalan. Dalam situasi tersebut, para terduga pelaku disebut datang dalam kondisi emosi dan kemudian terjadi penganiayaan terhadap kedua korban berupa pukulan dan tendangan.

Setelah menerima laporan, personel URC Polresta Banggai bergerak melakukan penelusuran hingga berhasil mengamankan ZS dan RP. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolresta Banggai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait kronologi kejadian dan dugaan peran masing-masing.

Baca juga; Aprilia Mengamuk di Silverstone, Jorge Martin Juara Sprint Race MotoGP 2026, Marquez-Bagnaia Terpuruk 

Polisi menyebut kedua terduga pelaku telah mengakui perbuatan yang diperiksa penyidik dalam pemeriksaan awal. Namun, proses hukum masih berjalan dan penyidik tetap perlu mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk motif serta keterlibatan masing-masing pihak, sebelum menentukan langkah hukum berikutnya. (*)

Halaman:

Tags

Terkini