teknologi

Sulap Air Laut Jadi Air Tawar, Dosen UMI dan Poltekmuh Makassar Bawa Teknologi Desalinasi ke Desa Punaga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:04 WIB
Dosen UMI dan Poltekmuh Makassar hadirkan teknologi desalinasi sederhana membantu warga pesisir Desa Punaga, Takalar, mendapatkan air bersih. (Dok.Lambusi.com)

Inti berita:

• Tim dosen UMI dan Politeknik Muhammadiyah Makassar menghadirkan serta menghibahkan alat desalinasi sederhana.

• Teknologi itu diharapkan bisa bermanfaat kepada masyarakat pesisir Desa Punaga, Takalar, untuk mengatasi keterbatasan air tawar dengan target produksi minimal 250 liter per hari.

 

METROSELEBES.com, TAKALAR – Harapan akan ketersediaan air bersih terus tumbuh di tengah warga pesisir Desa Punaga, Kabupaten Takalar. Di wilayah ini, air payau masih menjadi bagian dari keseharian masyarakat, bahkan sebagian warga harus membeli air tawar untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum. Kondisi tersebut mendorong tim dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) berkolaborasi dengan Politeknik Muhammadiyah Makassar menghadirkan teknologi desalinasi sederhana sebagai solusi untuk mengolah air payau menjadi air tawar.

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) itu menjadi bagian dari hibah pengabdian tahun anggaran 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPKM) UMI. Tim melibatkan Ir. Arinda Wahyuni, ST, M.Ars dari Teknik Arsitektur UMI sebagai ketua, Ir. Rizki Ayu Saraswati, ST, MT dari Teknik Sipil UMI, serta Sartika Fathir Rahman, SKM, M.KL dari Kesehatan Lingkungan Politeknik Muhammadiyah Makassar, bersama mahasiswa dan Kelompok Tani SIPAKATUTU I.

Baca juga: Putusan Terbaru MK: Kuota Caleg Perempuan 30 Persen Wajib Dipenuhi, Ini Sanksinya 

Bukan sekadar memasang alat, tim terlebih dahulu melakukan pengecekan lokasi serta pengukuran kualitas air meliputi TDS, pH dan salinitas. Sosialisasi kepada masyarakat kemudian dilanjutkan dengan perakitan dan pengenalan alat, termasuk pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), manajemen operasional serta teknik pengolahan air melalui proses desalinasi sederhana.

“Selain menyediakan air tawar, kami mengharapkan agar masyarakat dapat mendapatkan air bersih dan sehat sehingga tingkat kontaminasi air yang tersedia dapat dihilangkan,” ujar Sartika Fathir Rahman, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, aspek kesehatan menjadi bagian penting karena ketersediaan air tidak cukup hanya dilihat dari jumlahnya, tetapi juga keamanan untuk digunakan masyarakat.

Baca juga: Emak-Emak Wali Kesorga Merah Putih Penuhi Pantai Galesong, Berangkat Naik Truk TNI 

Antusiasme warga terlihat saat sosialisasi yang digelar pada Kamis, 25 Juni 2026. Kepala Desa Punaga menyebut sebagian warga pesisir masih membeli air tawar untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sejumlah rumah hanya memperoleh air payau. Karena itu, kehadiran alat desalinasi dinilai memberi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

Ketua tim pengabdian, Arinda Wahyuni, mengatakan alat tersebut diharapkan tidak hanya menjawab persoalan air, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan yang lebih luas oleh masyarakat. “Alat Desalinasi Sederhana merupakan alat yang menjadi solusi yang kami bawakan untuk membantu menyelesaikan masalah air payau yang ada di Desa Punaga. Tidak hanya menawarkan air tawar dan air bersih, tetapi kami harap dapat membantu ekonomi masyarakat di Desa Punaga,” ujarnya.

Baca juga: Tak Goyah Diterpa Badai Ekonomi, Biringkassi Raya Pertahankan Kinerja Positif dan Ekspansi Usaha ke Donggala 

Melalui program ini, alat desalinasi dihibahkan kepada kelompok tani untuk dikelola secara mandiri dengan target menghasilkan sedikitnya 250 liter air tawar per hari. Tim berharap pengelolaan yang disertai pelatihan K3 dan manajemen operasional membuat teknologi tersebut dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan. Bagi warga Punaga, program ini bukan hanya tentang mengubah air payau menjadi air tawar, tetapi juga upaya membangun kemandirian masyarakat pesisir dalam memenuhi kebutuhan air bersih. (*)

Halaman:

Tags

Terkini