Inti berita:
• Kebakaran dini hari melanda sedikitnya empat bangunan di Jalan Pintu Nol Tamalanrea.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di Warung Flamboyan.
• Warga menyoroti akses mobil Damkar yang disebut terkendala portal Unhas, hingga harus mutar balik.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Dini hari di kawasan pondokan Jalan Pintu Nol, samping lapangan tenis Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, mendadak berubah menjadi kepanikan. Sekitar pukul 03.00 Wita, Sabtu (22/8/2026), kobaran api membesar dan merembet ke sejumlah bangunan di sekitarnya.
Api diduga pertama kali muncul dari Warung Flamboyan. Seorang mantan Ketua RT setempat, Suwandi, mengatakan percikan api diduga berasal dari korsleting listrik pada kulkas warung tersebut. Ia sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran semakin membesar.
Baca juga: KPK Bongkar Asal Usul Uang Rp1,12 Miliar yang Seret Rektor Unsoed Jadi Tersangka
Dalam waktu singkat, sedikitnya empat bangunan terdampak, yakni rumah milik Dg. Umar alias Olle, rumah Dg. Sangnging, Warung Flamboyan, serta sebagian rumah Dg. Sibali. Warga yang terbangun karena mendengar teriakan berusaha menyelamatkan diri dan membantu memadamkan api sebelum petugas tiba di lokasi.
Bagi Dg. Umar, api bukan hanya menghanguskan tempat tinggal, tetapi juga membuat barang-barang miliknya tak sempat diselamatkan, kecuali motor. Ia memilih memprioritaskan keselamatan orang tuanya yang sedang sakit. “Tidak ada yang sempat saya selamatkan harta benda, karena memilih menyelamatkan orang tua yang sakit,” ujar Dg. Umar kepada METROSELEBES.com, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.
Baca juga: Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Polisi Siapkan Pemeriksaan
Di tengah upaya pemadaman, persoalan akses menuju lokasi turut menjadi perhatian. Ilyas yang juga mantan Ketua RTD menyebut mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kawasan Industri Makassar (KIMA) diduga tidak dapat langsung melintas melalui portal di kawasan perbatasan Kampus Unhas dan pondokan karena dalam kondisi tertutup.
“Kalau Damkar tidak terhalang portalnya Unhas yang tertutup, kebakaran bisa lebih cepat teratasi. Karena portal tertutup, mobil Damkar terpaksa mutar balik ke luar kampus lewat pintu 1 Unhas,” kata Ilyas. Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari warga di lokasi; hingga berita ini diturunkan, METROSELEBES.com belum memperoleh penjelasan resmi dari pihak Unhas maupun Damkar terkait kondisi akses dan portal tersebut.
Baca juga: Isu "Kudeta Senyap" Oktober 2026 Mengarah ke Prabowo, Prediksi Said Didu atau Ancaman Politik?