Inti berita:
• Keluarga Febrie Adriansyah membantah Sutrimo berstatus karumga dan menyebut almarhum telah lama menderita diabetes.
• Keluarga menyerahkan penyelidikan kepada kepolisian serta meminta publik tidak membuat spekulasi sebelum fakta hukum terungkap.
METROSELEBES.com, JAKARTA – Kabar meninggalnya Sutrimo menyisakan duka sekaligus tanda tanya di tengah sorotan terhadap perkara yang tengah berjalan di lingkungan Kejaksaan Agung. Keluarga Febrie Adriansyah melalui tim kuasa hukum memilih menyerahkan penelusuran penyebab kematian tersebut kepada kepolisian dan meminta publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Melalui keterangan tertulis, Febri Diansyah, anggota tim advokat Febrie Adriansyah, menyampaikan bahwa keluarga telah menerima kabar duka tersebut beberapa hari sebelumnya. Dari informasi yang diterima keluarga, Sutrimo disebut telah lama mengidap diabetes dan menjalani pengobatan sebelum meninggal dunia.
Baca juga: Detik-detik Ayah Elius Tahan Tangis Saksikan 41 Adegan Rekonstruksi, Emosi Keluarga Meledak
“Kami mendapat pesan dari Pak FA dan keluarga bahwa keluarga diliputi kesedihan dan duka cita mendalam begitu mengetahui kabar meninggal dunianya Pak Trimo beberapa hari yang lalu. Info dari keluarga, alm sakit diabetes sejak lama,” kata Febri dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).
Di sisi lain, advokat Firman Wijaya meluruskan informasi mengenai posisi Sutrimo yang beredar di publik. Ia membantah penyebutan Sutrimo sebagai kepala rumah tangga atau “karumga” di kediaman Febrie Adriansyah. Menurutnya, Sutrimo lebih tepat disebut sebagai orang yang menjaga rumah yang dalam kondisi kosong.
Baca juga: Pegawai Diskominfo Kukar Diduga Bakar Ruang Rapat, Kesal Kerap Jadi Bahan Olokan
“Jadi posisi almarhum bukan sebagai karumga seperti yang banyak disampaikan, namun lebih ke menjaga rumah yang kosong dan tinggal di sana,” ujar Firman. Ia menambahkan, Sutrimo tidak selalu berada di rumah tersebut karena sesekali pulang ke kampung halaman atau mengambil pekerjaan lain.
Pihak keluarga Febrie juga meminta agar kematian Sutrimo tidak sejak awal dikaitkan dengan perkara hukum yang tengah berlangsung di Kejaksaan Agung. Keluarga menyatakan menghormati proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan kepolisian agar penyebab serta rangkaian peristiwa di balik kematian Sutrimo dapat diketahui berdasarkan fakta.
Baca juga: Misteri Kematian Sutrimo Mengarah ke Banyak Spekulasi, Nama Haji Isam Ikut Terseret?
“Pak FA dan keluarga menghormati penyidikan yang sedang dilakukan Polda. Keluarga berharap dengan proses hukum tersebut fakta mengenai peristiwa ini menjadi lebih terang, sehingga tidak terjadi spekulasi atau asumsi yang bukan-bukan,” kata Febri.