Viral Penumpang Transjakarta Diturunkan karena Bau Menyengat, Ternyata Tunawisma dan Langsung Ditangani Dinsos

photo author
Syamsir Anchi, Metro Selebes
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:47 WIB
Viral seorang penumpang Transjakarta diturunkan paksa di halte. (Instagram/infojkt24jam)
Viral seorang penumpang Transjakarta diturunkan paksa di halte. (Instagram/infojkt24jam)

Inti berita:

• Penumpang Transjakarta yang viral setelah diminta turun karena keluhan bau menyengat diketahui merupakan tunawisma.

• Transjakarta kemudian berkoordinasi dengan Dinsos dan menjadikan kejadian tersebut sebagai evaluasi pelayanan.

 

MetroSelebes.com, JAKARTA– Suasana perjalanan di dalam bus Transjakarta mendadak berubah ketika seorang penumpang diminta meninggalkan bus oleh petugas. Peristiwa yang terjadi di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (3/8/2026), itu kemudian menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang viral, seorang petugas perempuan tampak mendekati penumpang yang duduk di bagian belakang bus. Dengan nada persuasif, petugas meminta pria tersebut turun karena disebut terdapat keluhan dari penumpang lain terkait bau yang sangat menyengat.

Baca juga: Wajah Trump dan MBS Ditempel di Tong Sampah Baghdad, Aksi Protes Ini Bikin Geger 

Petugas bahkan menawarkan bantuan untuk membawa barang bawaan penumpang tersebut. Namun, peristiwa itu memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet mempertanyakan tindakan petugas, sementara pihak lain menilai kenyamanan dan kondisi penumpang lain juga perlu diperhatikan ketika berada di ruang publik.

Menanggapi polemik tersebut, PT Transjakarta menjelaskan bahwa petugas tidak bertindak tanpa alasan. Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, petugas di lapangan sebelumnya menerima laporan dari pelanggan mengenai bau menyengat di dalam bus. “Petugas kami bergerak di lapangan berdasarkan laporan pelanggan lain di lokasi, karena bau yang sangat menyengat,” kata Ayu dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Baca juga: Diduga Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian, Pemilik Akun TikTok Devi Mahadiva Ditangkap Polisi 

Namun, persoalan tidak berhenti pada tindakan meminta penumpang turun. Transjakarta mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, penumpang tersebut merupakan tunawisma. Setelah kejadian, pihak Transjakarta kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan penumpang tersebut mendapatkan penanganan dan bantuan yang sesuai.

Transjakarta juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul serta menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi. Ayu menegaskan pihaknya akan memperbaiki standar operasional prosedur (SOP) sekaligus meningkatkan sensitivitas petugas agar pelayanan tetap mampu menjaga kenyamanan seluruh pelanggan tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan.

Baca juga: Aturan Baru Pilah Sampah Makassar Tuai Keluhan, Warga Sebut Sampah Mulai Menumpuk di Permukiman 

Peristiwa ini akhirnya membuka persoalan yang lebih luas dari sekadar bau menyengat di dalam bus. Di satu sisi, operator transportasi publik dituntut menjamin kenyamanan seluruh penumpang. Di sisi lain, kondisi sosial seseorang yang membutuhkan pertolongan juga perlu direspons dengan pendekatan yang manusiawi, sehingga penyelesaian persoalan di ruang publik tidak berhenti pada tindakan mengeluarkan seseorang, tetapi juga memastikan ada pihak yang membantu setelahnya. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsir Anchi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X