pariwisata

Merintis Sejak 2011, Alumni Unhas Bangun Telaga Maccopa Jadi Agrowisata Tiga Dimensi di Maros

Minggu, 20 September 2026 | 18:23 WIB
FOTO: Tampak owner Telaga Wisata Maccopa, Naja (kiri) dan rekannya, Jusman (kanan), Maros, Ahad (20/9). (Dok.Metroselebes.com/Keyla)

Pada sektor pertanian, kawasan ini ditanami sejumlah komoditas seperti mangga, jambu kristal, kelapa, terong hingga bawang merah. Sementara untuk wisata air, tersedia kolam yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk memancing berbagai jenis ikan air tawar. Pengunjung tidak dikenakan tiket masuk, sedangkan ikan yang dibawa pulang dibayar berdasarkan berat hasil tangkapan.

Tak hanya tanaman dan kolam, sisi peternakan juga menjadi bagian dari konsep tersebut. Naja menyebut Telaga Wisata Maccopa pernah mengembangkan ternak burung puyuh dalam skala besar dan pada periode tertentu mampu menghasilkan rata-rata hingga 60 rak telur per hari. Usaha itu kemudian ikut terdampak pandemi Covid-19, meski peternakan tetap dikembangkan dengan berbagai jenis ayam, termasuk ayam ras dan ayam kampung, serta merpati hias dan merpati balap.

Baca jugaPJJ Dicabut, Siswa SMA/SMK/SLB se-Sulsel Kembali ke Sekolah

Ketika sore berganti malam, kawasan ini menawarkan suasana rekreasi yang lebih santai melalui gazebo-gazebo untuk pengunjung. Menikmati kopi atau sarabba sambil melihat suasana kolam menjadi pilihan lain selain memancing. Telaga Wisata Maccopa saat ini beroperasi setiap hari, yakni Senin-Rabu pukul 08.00-22.00 WITA, Kamis-Sabtu pukul 08.00-00.00 WITA, dan Minggu pukul 08.00-23.55 WITA. (*)

(Bersambung)

(Key/Ade)

Halaman:

Tags

Terkini