Inti berita:
• Polda Sulsel menggelar Grand Final Mobile Legends Kapolda Sulsel Cup 2026 yang diikuti 75 tim terbaik sebagai ajang seleksi menuju Kapolri Cup sekaligus mendorong pembinaan talenta esports di Sulawesi Selatan.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Suasana Aula Mappaoddang Polda Sulawesi Selatan berubah menjadi arena penuh semangat ketika ratusan atlet esports dari berbagai daerah berkumpul dalam Grand Final Turnamen Mobile Legends Kapolda Sulsel Cup 2026 Road to Kapolri Cup. Momentum ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menunjukkan semakin kuatnya perhatian kepolisian terhadap perkembangan industri olahraga elektronik di Sulawesi Selatan.
Turnamen yang mengusung tema "Dream to Become" itu secara resmi dibuka Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, SH, MH, Jumat (10/7/2026). Pembukaan ditandai dengan seremoni simbolis yang melibatkan unsur pemerintah daerah dan pengurus Indonesia eSports Association (IESPA) Sulsel sebagai bentuk kolaborasi dalam pembinaan talenta muda di bidang esports.
Baca juga: Heboh OTT Sukoharjo! Logam Mulia dan Dolar Singapura Disita KPK, Dugaan Pemerasan Mengemuka
Sebanyak 75 tim atau sekitar 625 pemain ambil bagian dalam grand final tersebut. Para peserta merupakan tim-tim terbaik yang sebelumnya berhasil menjadi juara pada turnamen Mobile Legends Piala Kapolres di jajaran Polda Sulsel, sehingga kompetisi berlangsung dengan persaingan yang lebih ketat untuk memperebutkan tiket menuju Kapolri Cup.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan penyelenggaraan turnamen ini bukan sekadar kompetisi gim, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat secara positif, sportif, dan kompetitif. "Esports kini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki prospek besar jika dibina dengan baik," ujarnya dikutip dari laman resmi Polda Sulsel, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan serta IESPA Sulsel. Kehadiran para pemangku kepentingan dinilai menjadi sinyal bahwa pembinaan ekosistem esports membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan aparat keamanan agar mampu melahirkan atlet berprestasi.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen yang melibatkan ratusan peserta ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan muda. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan dunia digital dan olahraga elektronik, diharapkan tercipta ruang interaksi yang positif sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Baca juga: Sulsel Lampaui Target Nasional, 24 Kepala Daerah Sepakat Kunci Lahan Pertanian demi Ketahanan Pangan
Grand Final Mobile Legends Kapolda Sulsel Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan wakil terbaik Sulawesi Selatan pada ajang Road to Kapolri Cup. Selain menjadi panggung adu strategi para pemain, kompetisi ini juga menjadi bukti bahwa esports kini semakin mendapat tempat sebagai olahraga prestasi yang layak dikembangkan di Indonesia. (*)
(Key/Ade)