JAKARTA, METROSELEBES.COM – Dalam upaya memperkuat distribusi dan keterjangkauan harga Minyak Goreng Rakyat (Minyakita), Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Edy Priyono, memimpin rapat koordinasi lintas lembaga/kementerian di Bina Graha.
Pertemuan ini membahas strategi nasional untuk menjamin ketersediaan Minyakita di seluruh Indonesia, dengan fokus pada harga yang stabil dan pasokan yang merata.
Salah satu langkah utama yang dibahas dalam rapat ini adalah penataan ulang rantai pasok.
Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) menekankan pentingnya pelibatan pemerintah daerah (pemda), serta perluasan subsidi logistik, termasuk penggunaan tol laut.
Baca Juga: Bongkar Mafia Beras: 212 Produsen Nakal Terancam Proses Hukum
Strategi ini diharapkan mampu menekan biaya distribusi, terutama ke wilayah-wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Selain itu, usulan penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) berbasis zonasi menjadi sorotan utama. Penyesuaian ini bertujuan agar harga Minyakita lebih sesuai dengan kondisi geografis masing-masing daerah, mengingat adanya disparitas biaya distribusi antarwilayah.
Langkah ini selaras dengan kajian Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa perbedaan harga bahan pokok di Indonesia Timur dan Barat bisa mencapai 30% akibat hambatan logistik.
Baca Juga: Modus Baru Penipuan Rekrutmen PKH 2025, Kemensos Tegas: Itu Hoaks
KSP juga menggarisbawahi pentingnya penugasan BUMN Pangan sebagai Distributor Utama (D1). Keberadaan BUMN ini akan menjadi pengendali utama dalam menjaga ketersediaan dan distribusi Minyakita secara efisien dan tepat sasaran.
Sebagai informasi, BUMN Pangan seperti ID FOOD sebelumnya telah terlibat dalam distribusi pangan strategis termasuk minyak goreng selama periode krisis pasokan di 2022.
Hasil dari rapat ini akan diserahkan sebagai masukan strategis bagi Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam mengevaluasi dan merumuskan kebijakan baru terkait distribusi dan harga Minyakita ke depan.
Baca Juga: Prabowo Genjot Deregulasi dan Kemitraan AS Hadapi Tantangan Ekonomi Global