JAKARTA, METROSELEBES.COM - Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Jakarta Fair Kemayoran 2025 resmi dibuka pada 19 Juni dan akan berlangsung hingga 13 Juli 2025.
Acara tahunan ini dibuka oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang mewakili Presiden @prabowo dalam seremoni pembukaan.
Mengusung tema “Mendukung Indonesia Maju Melalui Inovasi dan Karya Bangsa Berkelanjutan,” Jakarta Fair tahun ini menjadi momentum penting dalam mendukung kebangkitan UMKM, inovator lokal, dan dunia usaha secara lebih inklusif.
Dengan berlangsung selama 25 hari penuh, ajang ini tidak hanya menjadi ruang temu pelaku usaha lokal, global, dan UMKM, tapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk membangun ekonomi yang tangguh.
Pemberdayaan dan Inovasi, Fondasi Ekonomi Masa Depan
“Bagi pemerintah, pemberdayaan adalah kunci—bukan sekadar menumbuhkan ekonomi dan mengurangi kemiskinan, tapi juga mendorong masyarakat untuk bangkit dan mandiri,” ujar Cak Imin saat memberikan sambutan.
Pernyataan ini sejalan dengan visi Prabowo Subianto untuk menjadikan pemberdayaan sebagai poros pembangunan nasional dalam lima tahun ke depan.
Baca Juga: 80 Ribu Koperasi Merah Putih Siap Dibangun, Proyek Percontohan Dimulai Akhir Juli
Data dari Kementerian Koperasi dan UKM RI menunjukkan bahwa lebih dari 97% tenaga kerja di Indonesia diserap oleh sektor UMKM.
Oleh karena itu, program-program yang mendukung inovasi dan pemberdayaan seperti Jakarta Fair sangat krusial untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing nasional.
Dukungan Terhadap UMKM dan Ekonomi Kreatif
Ajang Jakarta Fair juga menjadi sarana promosi produk dalam negeri yang mampu bersaing di pasar global.