Sementara itu, Bali sebagai salah satu daerah destinasi utama wisata menyumbang lonjakan PHK karena dampak berantai dari perlambatan ekonomi global dan melemahnya daya beli wisatawan.
Puan menilai, badai PHK ini mencerminkan kerapuhan struktur ketenagakerjaan nasional, terutama di daerah yang sangat bergantung pada satu sektor ekonomi.
Ketidaksiapan sistem ketenagakerjaan dalam menghadapi tekanan ekonomi menjadi tantangan serius yang tidak bisa lagi dianggap sebagai kasus sporadis.
“Pemerintah harus menjawab tantangan ini dengan langkah-langkah strategis, sebelum badai PHK ini berubah menjadi krisis ketenagakerjaan nasional,” pungkas Puan.***